x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Khofifah Tegaskan Investasi Jatim Tak Boleh Abaikan Aspirasi Buruh dan Mahasiswa

Avatar Alkalifi Abiyu

Ekbis

Lingkaran.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi tanpa mengabaikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Kepastian hukum dan stabilitas keamanan, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan komunikasi terbuka agar pembangunan ekonomi tidak memicu ketegangan sosial.

Khofifah menilai, kepercayaan investor tidak hanya ditentukan oleh peluang ekonomi dan ketersediaan infrastruktur, tetapi juga kepastian hukum serta hubungan yang harmonis antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa iklim investasi di Jawa Timur tetap kondusif sehingga dunia usaha berkembang dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Stabilitas sosial dan kepastian hukum harus berjalan beriringan untuk memperkuat kepercayaan investor,” ujar Khofifah, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Khofifah, stabilitas daerah bukan semata-mata soal keamanan, melainkan juga kemampuan pemerintah membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk buruh dan mahasiswa.

Penyampaian aspirasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi harus mendapat ruang melalui dialog terbuka dengan tetap mengedepankan hukum dan sikap saling menghormati.

“Iklim usaha yang sehat dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, memperluas kesempatan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, stabilitas keamanan perlu dijaga agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas,” jelasnya.

Khofifah juga mendorong pemerintah daerah dan aparat keamanan mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani persoalan sosial. Langkah tersebut dinilai penting agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi ketegangan yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi maupun kehidupan masyarakat.

“Kita perlu terus merawat komunikasi, membuka ruang dialog dan membangun saling pengertian. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tetapi harus kita kelola bersama agar tetap berada dalam koridor hukum serta menjaga suasana yang teduh dan kondusif,” ungkapnya.

Ia berharap koordinasi antara Pemprov Jatim dan kepolisian terus diperkuat untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi, kepastian hukum, perlindungan hak masyarakat, dan keharmonisan sosial.

Menurut Khofifah, iklim investasi yang sehat perlu ditopang situasi daerah yang aman sekaligus komunikasi yang terjaga. Dengan demikian, pembangunan ekonomi di Jawa Timur diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Khofifah saat menerima kunjungan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/10/2026).

Pertemuan itu turut dihadiri jajaran Polda Jatim dan sejumlah kepala perangkat daerah Pemprov Jatim untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.

Artikel Terbaru
Sabtu, 24 Okt 2026 10:36 WIB | Ekbis

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Jangan Biarkan Rakyat Antre Pertalite jika Stok Masih Ada

Lingkaran.net - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menyoroti dugaan penghentian penjualan Pertalite saat stok masih tersedia di SPBU ...
Jumat, 23 Okt 2026 17:42 WIB | Umum

Karhutla Jatim Makin Mengkhawatirkan, 77 Persen Lahan Terbakar Berada di Hutan Konservasi

Lingkaran.net - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Timur kian mengkhawatirkan. Luas lahan yang terbakar mencapai 11.449 hektare, tersebar di 26 ...
Jumat, 23 Okt 2026 17:36 WIB | Politik & Pemerintahan

RAPBD Jatim 2027 Mepet, RKA OPD Belum Diverifikasi: Komisi A Soroti Kinerja TAPD

Lingkaran.net - Pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) Jawa Timur 2027 di Komisi A DPRD Jatim mengungkap persoalan serius dalam proses penyusunan anggaran. Dokumen ...