x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan, Sebut Paket Makanan Sebenarnya Lengkap

Avatar Redaksi

Umum

Lingkaran.net - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait video viral yang menampilkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Senin (9/3).  

Video tersebut dinilai hanya memperlihatkan sebagian menu sehingga menimbulkan persepsi yang tidak utuh mengenai makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Pademawu Buddagan. 

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan lapangan, paket makanan yang disiapkan oleh SPPG sebenarnya terdiri dari beberapa komponen menu bergizi. 

Menu tersebut meliputi lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga. 

“Berdasarkan laporan yang kami terima, menu yang disiapkan SPPG sebenarnya lengkap. Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi,” kata Nanik di Jakarta, Selasa (10/3). 

BGN menegaskan bahwa setiap menu dalam Program MBG disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi serta standar keamanan pangan.  

Karena itu, setiap laporan maupun polemik di lapangan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dan evaluasi guna memastikan pelayanan kepada para penerima manfaat tetap berjalan optimal. 

“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan serta evaluasi agar seluruh proses penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya. 

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu MBG memiliki pertimbangan khusus dari sisi gizi maupun ketahanan pangan. 

Menurutnya, proses marinasi dilakukan untuk menjaga kualitas nutrisi sekaligus meningkatkan kandungan protein dalam menu makanan. 

“Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi pada lele tersebut dan menambah protein pada menu hari itu. Dengan proses marinasi, lele juga bisa bertahan hingga satu hari,” jelas Fikri. 

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani sebanyak 3.329 penerima manfaat. Mereka terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, serta SLB. Selain itu, program tersebut juga menjangkau tenaga pendidik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah setempat.

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 08:08 WIB | Umum

Hari Santri 2026, Gus Iwan DPRD Jatim Ingatkan Santri: Jangan Hanya Kuat Agama, Iptek Juga Penting

Lingkaran.net - Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju ...
Rabu, 21 Okt 2026 20:19 WIB | Umum

Hari Santri Nasional 2026: Ini Tema, Makna, Jadwal Upacara, dan Daftar Kegiatannya

Lingkaran.net - Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar peringatan sejarah perjuangan ulama dan santri. Momentum 22 Oktober ini juga menjadi ajakan bagi ...
Rabu, 21 Okt 2026 18:35 WIB | Politik & Pemerintahan

Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Minta Kabinet Berani Hadapi Kenyataan

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak boleh lagi bersikap naif atau sekadar berusaha menyenangkan pihak lain ketika kepentingan ...