x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Viral, Penjual Es Degan di Goa Daftarkan 24 Anggota Keluarga Pergi Haji 

Avatar Ihya Ulumuddin

Umum

Lingkaran.net - Kisah penjual es kelapa muda (degan) mendaftarkan 24 anggota keluarganya pergi haji viral di media sosial. Pria bernama Haji Ali (61) warga Goa, Sulawesi Selatan itu mengundang decak kagum dan menginspirasi banyak orang. 

Bagaimana tidak, di balik sosoknya yang sederhana, Haji Ali menyimpan tekad besar: memastikan anak, cucu, dan keponakannya bisa menunaikan ibadah haji. 

Sebanyak 36 anggota keluarga diboyong ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gowa saat pendaftaran. Mereka datang beriringan menggunakan lima mobil dan belasan motor. 

“Kami telah menerima rombongan H Ali yang mendaftarkan anak, ponakan, dan cucu-cucunya,” kata Kepala Kantor Kemenhajumrah Gowa, H Alim Bahri. 

Bagi masyarakat sekitar, pemandangan ini terasa tidak biasa. Seorang penjual es kelapa mendaftarkan puluhan anggota keluarganya untuk berhaji sekaligus menjadi cerita yang menginspirasi.

Belajar dari Pengalaman, Menabung untuk Ibadah

Haji Ali bukan orang baru dalam perjalanan haji. Ia telah dua kali menunaikan ibadah tersebut, yakni pada 1996 dan 2012.

Dari pengalaman itulah ia memahami panjangnya antrean haji di Indonesia. Ia tak ingin anak dan cucunya harus menunggu terlalu lama tanpa persiapan.

Karena itu, ia memilih mendaftarkan mereka sejak sekarang, meski keberangkatan diperkirakan masih lama.

Berdasarkan estimasi, 24 anggota keluarganya kemungkinan baru akan berangkat sekitar tahun 2050. Waktu tunggu yang panjang tidak menyurutkan niatnya.

“Semoga Allah memberikan umur panjang dan dapat menunaikan rukun Islam yang kelima itu,” ucapnya.

Bagi Haji Ali, ini bukan sekadar soal perjalanan ke Tanah Suci, tetapi tentang warisan nilai dan harapan bagi generasi berikutnya.

Cerminan Realita Antrean Haji di Indonesia

Kisah Haji Ali juga menggambarkan realita antrean haji di Indonesia yang bisa mencapai puluhan tahun. Banyak masyarakat kini mulai merencanakan ibadah haji sejak dini.

Langkah sederhana namun penuh makna dari seorang penjual es kelapa ini menjadi pengingat bahwa niat dan usaha sering kali melampaui keterbatasan.



Artikel Terbaru
Selasa, 09 Jun 2026 15:14 WIB | Politik & Pemerintahan

Sri Wahyuni DPRD Jatim Apresiasi Pemprov Jatim Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut

Lingkaran.net - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali meraih Opini ...
Selasa, 09 Jun 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Ungkap Tindak Lanjut Temuan BPK Sudah Capai 86,20 Persen

Lingkaran.net - Merespons raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 secara berturut-turut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ...
Selasa, 09 Jun 2026 12:31 WIB | Politik & Pemerintahan

Ketua DPRD Jatim: Dana Banpol Untuk Gaji Pegawai Partai, Bukan Untuk Rakyat

Lingkaran.net - Dana hibah bantuan politik (Banpol) yang selama ini kerap dianggap sebagai "uang rakyat untuk partai" ternyata tidak diperuntukkan bagi ...