x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Polda Jatim Ungkap 320 Kasus 3C dan Street Crime, Ratusan Pelaku Dibekuk

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Komitmen Polda Jawa Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus dibuktikan melalui langkah nyata pemberantasan kejahatan jalanan.  

Sepanjang Mei 2026, Polda Jatim bersama jajaran Polres berhasil mengungkap 320 kasus tindak pidana yang meresahkan masyarakat, mulai dari kasus 3C hingga berbagai bentuk street crime lainnya. 

Dari ratusan kasus yang berhasil diungkap, polisi mengamankan 319 tersangka yang kini menjalani proses hukum. Pengungkapan tersebut meliputi 219 kasus pencurian, 46 kasus penganiayaan, 35 kasus pengeroyokan, 11 kasus penyalahgunaan senjata api, senjata tajam dan bahan peledak, enam kasus pemerasan, serta tiga kasus premanisme. 

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengatakan keberhasilan ini merupakan wujud keseriusan Polda Jatim dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di seluruh wilayah Jawa Timur. 

"Kami telah memerintahkan seluruh jajaran, baik Ditreskrimum maupun 39 Polres di wilayah hukum Polda Jatim, untuk bergerak cepat mengungkap seluruh kasus 3C dan kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat," ujar Irjen Nanang Avianto saat konferensi pers di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (2/6/2026). 

Pengungkapan kasus dilakukan melalui Satgas khusus yang melibatkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Ditreskrimum Polda Jatim bersama URC Polres jajaran. Operasi ini tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga jaringan dan sindikat kejahatan yang selama ini beroperasi di berbagai daerah. 

"Target utama kami adalah menangkap pelaku maupun sindikat curas, curat, curanmor, street crime, serta penyalahgunaan senjata tajam, senjata api, dan bahan peledak yang meresahkan masyarakat," tegasnya. 

Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita berbagai barang bukti hasil kejahatan. Di antaranya 100 unit sepeda motor, 12 unit mobil, 72 barang elektronik, uang tunai Rp46,1 juta, emas seberat 10 gram, 25 senjata tajam, satu pucuk senjata api, dan delapan butir amunisi. 

Polda Jatim juga terus melakukan pemetaan wilayah rawan kriminalitas sebagai langkah preventif. Berdasarkan evaluasi selama Mei 2026, wilayah dengan jumlah pengungkapan kasus tertinggi berada di Polres Malang, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 

Irjen Nanang mengajak masyarakat untuk aktif berperan menjaga keamanan lingkungan dengan memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 saat menemukan atau mengalami tindak kriminal. 

"Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula anggota kami bergerak di lapangan. Karena itu, kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan 110 dan terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan," katanya. 

Di akhir keterangannya, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan insan media yang selama ini aktif memberikan informasi sehingga membantu percepatan pengungkapan berbagai kasus kejahatan. 

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkontribusi positif. Dukungan dan informasi dari masyarakat sangat membantu kami mengungkap kasus-kasus kejahatan dengan lebih cepat," pungkas Irjen Nanang Avianto.

Artikel Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 16:36 WIB | Politik & Pemerintahan

Saat ASN Diminta Hemat, Disperindag Jatim Anggarkan Rp2,48 Miliar untuk Perjalanan ke Jepang, Malaysia dan Hong Kong

Lingkaran.net - Alokasi anggaran perjalanan dinas luar negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur sebesar Rp2,489 miliar pada tahun ...
Rabu, 03 Jun 2026 15:37 WIB | Edukasi

Hari Lahir Pancasila, Putra Bung Tomo Serukan Lahirnya Pemimpin Muda yang Jujur, Adil dan Terbuka

Lingkaran.net - Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar bangsa di tengah berbagai tantangan ...
Rabu, 03 Jun 2026 15:14 WIB | Umum

Korupsi Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rugikan Negara Rp35,7 Miliar

Lingkaran.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...