x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Jatim Cicil Dana Pemilu 2029, Rp1 Triliun Disiapkan Agar APBD Tak Jebol

Avatar Alkalifi Abiyu

Ekbis

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mulai ancang-ancang menghadapi kebutuhan anggaran Pemilu 2029. Tak ingin beban pembiayaan menumpuk di tahun pelaksanaan, Pemprov Jatim bersama DPRD sepakat menyiapkan Dana Cadangan Pemilu secara bertahap mulai 2027. 

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Adhy Karyono mengatakan, skema dana cadangan tersebut diperlukan untuk menjaga ruang fiskal daerah. Terlebih, kebutuhan penyelenggaraan dan pengamanan pesta demokrasi membutuhkan anggaran cukup besar. 

“Kita cicil mulai tahun depan (2027), 2028, sampai 2029,” kata Adhy. 

Menurutnya, penganggaran secara bertahap dinilai lebih aman dibandingkan membebankan seluruh kebutuhan dalam satu tahun anggaran. Dengan begitu, APBD Jatim tetap memiliki ruang untuk membiayai program prioritas lainnya. 

Berdasarkan kalkulasi awal, total Dana Cadangan Pemilu yang disiapkan mencapai sekitar Rp1 triliun. Besaran tersebut telah mempertimbangkan pengalaman pembiayaan pemilihan sebelumnya. 

Pada 2024, Pemprov Jatim mengalokasikan sekitar Rp1,08 triliun untuk kebutuhan pemilihan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat sisa anggaran cukup besar. 

“Pada 2024 lalu kita mengalokasikan Rp1,08 triliun, dan ternyata pada pelaksanaannya masih menyisakan sisa lebih pembiayaan yang cukup banyak,” ungkapnya. 

Evaluasi tersebut menjadi dasar Pemprov Jatim untuk menghitung kembali kebutuhan anggaran Pemilu 2029 agar lebih efektif dan efisien. Adhy menegaskan, efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas penyelenggaraan maupun aspek keamanan. 

“Makanya untuk periode berikutnya kita evaluasi agar lebih efektif dan efisien, tetapi kualitas penyelenggaraannya tetap terjaga,” tegasnya. 

Untuk mengejar target Rp1 triliun, Pemprov Jatim akan mengumpulkan dana secara bertahap. Pada 2027, pemerintah berencana mengalokasikan Rp250 miliar, kemudian Rp300 miliar pada 2028. Sementara kekurangannya akan dipenuhi hingga 2029. 

Dana tersebut nantinya digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan penyelenggaraan dan pengamanan Pemilu. Rincian pembagian anggaran untuk masing-masing lembaga masih akan dimatangkan berdasarkan evaluasi pelaksanaan pemilihan sebelumnya. 

“Berapa untuk KPU, Bawaslu, kepolisian, Kodam, dan pihak terkait lainnya akan kita rinci dari hasil evaluasi pemilihan yang lalu,” jelas Adhy. 

Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mematangkan skema pembiayaan tersebut. Langkah ini diharapkan membuat kebutuhan anggaran Pemilu 2029 telah tersedia sejak jauh hari, tanpa memberikan tekanan besar terhadap APBD pada tahun pelaksanaan. 

“Yang jelas, pembagiannya kita matangkan agar pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Kamis, 10 Sep 2026 00:11 WIB | Umum

Misteri Jurnalis Hilang di Anak Gunung Krakatau, Dasco Desak Pencarian Tak Berhenti

Lingkaran.net - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta instansi terkait memaksimalkan upaya pencarian sejumlah jurnalis yang hingga kini belum diketahui ...
Rabu, 09 Sep 2026 21:31 WIB | Ekbis

Dindik Jatim Dikepras Rp104,5 Miliar, TPG 35.680 Guru Malah Belum Beres

Lingkaran.net - Anggaran pendidikan Jawa Timur justru dikepras Rp104,5 miliar di tengah masih adanya persoalan tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) senilai ...
Rabu, 09 Sep 2026 15:31 WIB | Politik & Pemerintahan

Setoran BUMD Tembus Rp509 Miliar, Kok Target P-APBD Jatim Malah Turun?

Lingkaran.net - Ada paradoks dalam target penerimaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur di Perubahan APBD (P-APBD) 2026. Saat setoran hasil kinerja ...