Gubernur Khofifah Matangkan Arah Pembangunan Jawa Timur 2026

Reporter : Alkalifi Abiyu
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memimpin Rapat Pleno Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara hybrid dari RSUD Karsa Husada Batu.

Lingkaran.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Rapat Pleno Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara hybrid dari RSUD Karsa Husada Kota Batu, Sabtu (3/1/2026).  

Rapat ini menjadi agenda strategis awal tahun untuk mengevaluasi kinerja pembangunan 2025 sekaligus menyusun arah dan prioritas pembangunan Jawa Timur 2026. 

Baca juga: DPRD Jatim Apresiasi Mudik Gratis Khofifah, Sri Wahyuni Ingatkan Keamanan Rumah Pemudik

Rapat pleno diikuti jajaran pejabat Pemprov Jatim dari berbagai lokasi. Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak mengikuti rapat dari Kantor Dinas Perhubungan Jatim, Sekretaris Daerah Adhy Karyono dari ruang kerjanya, serta para kepala perangkat daerah dari kantor masing-masing. 

Dalam arahannya, Khofifah menegaskan bahwa evaluasi kinerja 2025 menjadi fondasi penting dalam menyusun strategi, sinkronisasi, dan mitigasi pembangunan ke depan.

Evaluasi dilakukan secara menyeluruh agar setiap program yang dijalankan benar-benar efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. 

Baca juga: Jadwal Mudik Gratis Jatim 2026 Lengkap dengan 17 Rute Tujuan

“Kita menyinkronkan dan mengevaluasi perjalanan 2025 sekaligus menyiapkan arah pembangunan Jawa Timur di 2026,” ujar Khofifah. 

Gubernur menekankan, pembangunan Jawa Timur pada 2026 tidak boleh berhenti pada capaian administratif semata. Seluruh kebijakan dan program harus mampu menghasilkan manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. 

Baca juga: Wagub Emil Dardak Janji Jalan Rusak Jatim Ditambal 1x24 Jam

“Kita tidak sekadar maksimal, tapi harus signifikan dampaknya bagi masyarakat,” tegasnya. 

Melalui rapat pleno awal tahun ini, Pemprov Jatim berharap seluruh perangkat daerah memiliki kesamaan visi dan langkah dalam menjalankan pembangunan 2026, sehingga target kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan daerah dapat tercapai secara berkelanjutan.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru