Lingkaran.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Selatan dan mengamankan Bupati Muara Enim, Edison.
Juru bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo membenarkan adanya operasi senyap tersebut. Namun, ia belum menjelaskan lebih lanjut terkait perkara yang sedang ditangani penyidik.
Baca juga: Profil Edison, Bupati Muara Enim yang Terjaring OTT KPK
"Benar," katanya saat dikonfirmasi Lingkaran.net, Senin (8/6/2026).
Budi mengungkapkan bahwa dalam kegiatan penyelidikan tertutup tersebut, tim KPK mengamankan total 10 orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan.
"Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta," ujar Budi.
Menurut Budi, tim KPK masih bekerja di lapangan untuk mendalami perkara dan mengumpulkan alat bukti yang diperlukan.
Baca juga: SPMB 2026, KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Siswa Baru Masih Diwarnai Pungli
"Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya," katanya.
KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Edison merupakan politikus Partai NasDem yang terpilih sebagai Bupati Muara Enim pada Pilkada 2024 bersama wakilnya, Sumarni.
Baca juga: Kode Malaikat Terbongkar, KPK Ungkap Skema Bagi-Bagi Rp145,5 Miliar di Imigrasi
Pasangan tersebut memperoleh 114.258 suara atau 38,76 persen dari total suara sah.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengungkap kasus yang melatarbelakangi OTT tersebut. Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari Edison terkait penangkapan yang dilakukan lembaga antirasuah.
Editor : Setiadi