Lingkaran.net - KH Abdul Hakim Mahfudz atau akrab disapa Gus Kikin bukan sosok baru dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Selain dikenal sebagai Ketua PWNU Jawa Timur dan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Gus Kikin memiliki garis nasab yang terhubung dengan salah satu pendiri NU, Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari.
Kini, Gus Kikin mendapat amanah baru setelah terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031 melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 NU.
Baca juga: Gus Kikin Menang, Gus Yahya Tersingkir! PBNU Punya Ketua Umum Baru 2026-2031
Keturunan Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari
Gus Kikin merupakan putra pasangan KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj Abidah Ma'shum.
Dari jalur ibu, Gus Kikin merupakan cucu Nyai Hj Khoiriyah Hasyim, putri sulung Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari, pendiri NU sekaligus pendiri Pondok Pesantren Tebuireng.
Sementara dari jalur ayah, nasab Gus Kikin tersambung kepada KH Anwar bin Alwi, pendiri Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang, Jombang.
Garis keturunan tersebut membuat Gus Kikin memiliki keterikatan kuat dengan dua tradisi besar pesantren di Jombang. Ia juga dipandang sebagai bagian dari generasi penerus kepemimpinan Pesantren Tebuireng.
Dipersiapkan Memimpin Tebuireng Sejak 2016
Gus Kikin resmi menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, meneruskan kepemimpinan almarhum KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).
Baca juga: Muktamar NU Digelar di Jombang, Ketua PKS Jatim Sebut NU Kekuatan Penting Bangsa
Penunjukan tersebut bukan proses yang tiba-tiba. Sejak 2016, Gus Kikin telah dipersiapkan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Tebuireng melalui musyawarah keluarga besar pesantren.
Di bawah kepemimpinannya, Tebuireng terus berkembang. Pesantren yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan NU itu kini disebut telah memiliki 15 cabang di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Riau, Jakarta, Maluku hingga Kalimantan Timur.
Bukan Hanya Kiai, Gus Kikin Juga Punya Jejak Bisnis
Di luar dunia pesantren dan organisasi NU, Gus Kikin dikenal sebagai sosok yang memiliki pengalaman di dunia usaha.
Ia disebut sebagai pemilik PT Energi Mineral Langgeng (EML), perusahaan nasional yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi (migas), serta pemilik stasiun televisi BBS TV.
Baca juga: Prabowo Buka Muktamar NU di Jombang, Tiba-Tiba Bilang: Saya Tidak Mengatur Ini Semua
Pengalaman di dunia korporasi tersebut menjadi salah satu sisi menarik dari sosok Gus Kikin. Latar belakang sebagai pengasuh pesantren yang berpadu dengan pengalaman bisnis dinilai dapat menjadi modal dalam mendorong kemandirian ekonomi warga NU.
Pengalaman tersebut juga berpotensi memperkuat agenda transformasi digital dan pengembangan ekosistem ekonomi di lingkungan NU.
Kini, setelah dipercaya memimpin PBNU untuk periode 2026-2031, Gus Kikin menghadapi tantangan yang jauh lebih besar.
Ia bukan hanya meneruskan tradisi kepemimpinan ulama pesantren, tetapi juga dituntut membawa NU menghadapi perubahan zaman, termasuk penguatan ekonomi, digitalisasi, dan konsolidasi organisasi.
Editor : Setiadi