Lingkaran.net - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta instansi terkait memaksimalkan upaya pencarian sejumlah jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
DPR RI, kata Dasco, terus memantau proses pencarian yang dilakukan instansi terkait. Ia berharap seluruh langkah yang diperlukan segera membuahkan titik terang mengenai keberadaan para jurnalis tersebut.
Baca juga: Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit, Ketua DPR RI: Tindak!
"Kami sudah mendorong kepada instansi terkait dan juga memonitor upaya-upaya yang dilakukan secara maksimal agar kejelasan dari teman-teman tersebut dapat segera diketahui," kata Dasco saat ditemui di Abdul Muis, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Menurut Dasco, DPR memberikan perhatian terhadap proses pencarian tersebut. Pemantauan dilakukan untuk memastikan berbagai upaya yang ditempuh instansi terkait dapat berjalan secara optimal hingga keberadaan para jurnalis ditemukan.
Ia menegaskan, kepastian mengenai nasib para jurnalis tersebut penting untuk segera diperoleh. Karena itu, seluruh upaya pencarian diharapkan terus dilakukan secara maksimal.
Di sisi lain, Dasco menyampaikan keprihatinannya atas kondisi para jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Baca juga: Diiming-imingi Gaji Besar, 8 WNI Diduga Dijebak Jadi Tentara Rusia
"Kami menyatakan prihatin terhadap teman-teman jurnalis yang pada saat ini belum diketahui keberadaannya," ujar politikus Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Dasco juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang memberikan kepastian.
"Kita doakan semoga upaya yang terbaik juga bisa mendapatkan hasil yang terbaik," tutur Dasco.
Baca juga: Karhutla Berdampak ke Sektor Pendidikan Hingga Kesehatan, DPR RI Ini
Sebelumnya, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Tim SAR gabungan menyisir sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau untuk menemukan keberadaan kelima jurnalis tersebut.
Editor : Setiadi