Golkar Surabaya Perkuat Mesin Partai hingga RT/RW, Bidik Pemilu 2029

Reporter : Trisna Eka Aditya
Prosesi pengukuhan pimpinan di kecamatan di Rakerda Partai Golkar Kota Surabaya

Lingkaran.net – DPD Partai Golkar Kota Surabaya mulai memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi tersebut dilakukan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Surabaya masa bakti 2026–2031.

Rakerda digelar di Hotel Wyndham Surabaya, Jalan Basuki Rahmat, Minggu (13/9/2026). Forum tersebut mengusung tema “Penguatan Konsolidasi Organisasi, Pengabdian kepada Masyarakat dan Pemenangan Partai Golkar Menuju Pemilu 2029.”

Baca juga: Demokrat Buka Suara Soal Godaan Golkar ke Emil Dardak, Ini Dampaknya ke Pilgub Jatim

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Akmarawita Kadir, mengatakan Rakerda menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan langkah menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029. Menurutnya, karakter Surabaya sebagai kota yang dinamis, maju dan heterogen menuntut Golkar menghadirkan program yang realistis, terukur, serta menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Sebagai partai yang berkarakter karya kekaryaan, Partai Golkar harus hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan warga Surabaya,” kata Akmarawita dalam sambutannya.

Akmarawita yang juga Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya itu menyebut sedikitnya tiga hal yang harus menjadi perhatian dalam penyusunan program kerja Golkar Surabaya. Pertama, program kerja harus realistis, terukur dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Kedua, konsolidasi internal harus diperkuat hingga tingkat RT dan RW. Ketiga, kader diminta aktif mengawal pembangunan Kota Surabaya agar tetap sejalan dengan garis perjuangan partai.

Menurut Akmarawita, penguatan struktur menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029. Karena itu, mesin partai harus berjalan efektif mulai dari DPD, kecamatan hingga kelurahan.

“Peningkatan jumlah suara ke depan sangat tergantung pada soliditas, kerja keras dan kedekatan saudara-saudara dengan masyarakat, terutama di tingkat RT dan RW,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Akmarawita juga mengukuhkan pengurus PK Partai Golkar se-Kota Surabaya untuk masa bakti 2026–2031. Ia meminta para pengurus tidak memandang pengukuhan tersebut sekadar seremoni pergantian kepengurusan.

Baca juga: Bahlil Sebut Emil Dardak Mulai ‘Goyang’, Sinyal Pindah ke Golkar?

“Saudara-saudara semua adalah ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di akar rumput,” ujarnya.

Ia meminta para Ketua PK bersama jajaran Pimpinan Kelurahan (PL) menyusun metode kerja yang efektif untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Selain penguatan struktur, Golkar Surabaya juga mendorong keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam kepengurusan. Akmarawita menyebut komposisi pengurus PK se-Kota Surabaya melibatkan lebih dari 30 persen perempuan.

“Ini memang untuk meningkatkan kembali dan menarik perhatian emak-emak. Baik emak-emak maupun generasi muda akan terus kami koordinasikan,” katanya.

Baca juga: Fenomena Kader Partai Besar Ramai-ramai Lompat ke PSI, Ini Kata Pengamat

Akmarawita mengajak seluruh kader memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kerja nyata dan kepedulian sosial. Menurutnya, kedekatan dengan warga menjadi modal penting bagi partai untuk membangun kepercayaan sekaligus memperkuat basis politik menjelang Pemilu 2029.

“Kibarkanlah panji-panji Partai Golkar di setiap sudut kota. Rebut hati rakyat dengan kerja nyata, kepedulian sosial dan politik yang selalu santun, sehingga Golkar Surabaya selalu di hati Arek Suroboyo,” tuturnya.

Rakerda tersebut diikuti unsur Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Surabaya, DPD Partai Golkar Jawa Timur, DPD Golkar Surabaya, serta jajaran PK dan PL.

Melalui Rakerda, Golkar Surabaya menargetkan konsolidasi organisasi semakin solid dan program kerja lebih terukur. Penguatan struktur hingga tingkat akar rumput menjadi bagian dari strategi partai menghadapi Pemilu 2029.

Editor : Trisna Eka Aditya

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru