x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Super Flu Mencuat, Wakil Ketua DPRD Jatim Minta Warga Waspada Tanpa Panik 

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Isu berkembangnya ancaman super flu dengan tingkat penularan tinggi kembali menjadi perhatian publik. Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni S.Kep.Ns, mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak larut dalam kepanikan yang justru dapat berdampak buruk. 

Sri Wahyuni menegaskan bahwa setiap potensi kemunculan varian flu baru harus disikapi secara ilmiah, terukur, dan berbasis data kesehatan yang valid, bukan asumsi maupun informasi yang belum terverifikasi. 

“Sebagai wakil rakyat, saya mengajak masyarakat Jawa Timur untuk tetap waspada namun tidak panik. Setiap isu kesehatan harus disikapi secara rasional dan mengacu pada data resmi,” ujar Sri Wahyuni, Selasa (6/1/2026). 

Perempuan yang memiliki latar belakang tenaga kesehatan dengan pengalaman sekitar 22 tahun ini menyebut, pengalaman bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi sebelumnya menjadi pelajaran berharga bahwa upaya pencegahan merupakan kunci utama dalam menekan penyebaran penyakit menular, termasuk super flu. 

Menurutnya, langkah-langkah sederhana namun konsisten seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker saat mengalami gejala sakit terbukti efektif dalam memutus rantai penularan. 

Dari sisi kebijakan, Sri Wahyuni menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur terus mendorong pemerintah daerah dan dinas kesehatan untuk memperkuat sistem surveilans kesehatan, meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, serta memperluas edukasi publik yang transparan dan mudah dipahami oleh masyarakat. 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan. Dukungan tersebut mencakup ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta perlindungan kerja yang layak. 

“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan. Mereka harus mendapatkan dukungan maksimal agar sistem kesehatan kita tetap kuat dan responsif,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut. 

Sri Wahyuni turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar luas di media sosial.  

Ia mengimbau warga hanya mengandalkan informasi dari sumber resmi pemerintah maupun tenaga medis. 

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, insya Allah Jawa Timur mampu menghadapi tantangan kesehatan apa pun secara tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Jumat, 24 Jul 2026 17:14 WIB | Umum

Gelar Peralatan PB 2026 Resmi Ditutup, Jember Raih Juara Umum dan Pacitan Diganjar Penghargaan

Lingkaran.net - Gelaran Peralatan Penanggulangan Bencana (PB) Jawa Timur 2026 resmi berakhir. Setelah berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian ...
Jumat, 24 Jul 2026 15:05 WIB | Politik & Pemerintahan

Bukan Sekadar Diskusi, RedTalk 2026 Jadi Panggung Anak Muda Menguliti Persoalan Indonesia

Lingkaran.net - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menegaskan pentingnya membuka ruang dialog yang mampu mendengar suara dan gagasan generasi ...
Kamis, 23 Jul 2026 17:39 WIB | Politik & Pemerintahan

PKS dan Demokrat Sepakat Perkuat Kolaborasi Bangun Jawa Timur

Lingkaran.net - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur melakukan silaturahmi politik ke Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Rabu (22/7/2026). Kunjungan ...