x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pendapatan Jatim Tembus Rp29,8 Triliun, Fraksi Demokrat Apresiasi tapi Minta Penjelasan Kesejahteraan

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur menilai kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang Tahun Anggaran 2025 menunjukkan capaian yang positif.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jatim 2025, Kamis (9/4/2026). 

Juru bicara Fraksi Demokrat, Rasiyo, menyatakan bahwa LKPj Gubernur Jatim layak untuk dilanjutkan pembahasannya sesuai mekanisme yang berlaku. Hal ini sejalan dengan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) tertanggal 6 April 2026. 

“LKPj ini menunjukkan realisasi yang positif dan memberikan harapan terhadap penataan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Rasiyo. 

Pendapatan Lampaui Target 

Dalam pemaparannya, Fraksi Demokrat menyoroti kinerja keuangan daerah yang dinilai impresif. Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp29,88 triliun atau 104,65 persen dari target, melampaui target Rp28,55 triliun. 

Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp31,20 triliun atau 93,82 persen dari target Rp33,25 triliun. 

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 61,71 persen atau Rp18,44 triliun, melampaui target yang ditetapkan. 

Apresiasi, Tapi Minta Penjelasan Dampak Nyata 

Meski mengapresiasi capaian tersebut, Fraksi Demokrat meminta penjelasan lebih lanjut terkait dampak realisasi anggaran terhadap program prioritas Nawa Bhakti Satya, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Apakah peningkatan realisasi anggaran selalu berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan rakyat? Ini yang perlu dijelaskan,” tegas Rasiyo yang juga anggota Komisi E ini. 

Selain itu, fraksi juga meminta transparansi dan pelaporan berkala kinerja OPD, termasuk akses publik terhadap program dan anggaran. 

Mayoritas Indikator Kinerja Lampaui Target

Fraksi Demokrat juga mencatat, dari 8 Indikator Kinerja Utama (IKU), sebanyak 5 indikator berhasil melampaui target. Di antaranya: 

Pertumbuhan ekonomi: 5,33 persen
Indeks Gini: 0,359
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 76,13
Tingkat Pengangguran Terbuka: 3,71 persen
Indeks Kesalehan Sosial: 77,49 

Namun demikian, masih terdapat indikator yang belum mencapai target, seperti Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang terealisasi 73,43 dari target minimal 74. 

Soroti Ketimpangan Data dan Program 

Fraksi Demokrat juga menyoroti masih adanya 40 persen Indikator Kinerja Daerah (IKD) yang belum dapat diukur karena keterbatasan data dalam dokumen LKPj. 

Selain itu, sejumlah indikator belum tercapai, di antaranya terkait penurunan emisi gas rumah kaca, penanganan tuberkulosis, capaian pendidikan, hingga partisipasi pemuda dalam ekonomi. 

Dorong Pemerintah Lebih Transparan dan Terukur 

Dalam rapat tersebut, Fraksi Demokrat meminta pemerintah provinsi meningkatkan kualitas perencanaan dan evaluasi program, termasuk penyusunan laporan progres berkala berbasis digital. 

Fraksi juga mendorong penguatan kebijakan strategis, termasuk pengelolaan lingkungan dan pembangunan fasilitas pengolahan limbah berbahaya di Jawa Timur. 

Apresiasi Kinerja dan Optimisme ke Depan 

Di akhir pandangannya, Fraksi Demokrat tetap memberikan apresiasi atas capaian Pemprov Jatim, termasuk keberhasilan meraih dua rekor MURI dan capaian implementasi RKPD 2025 sebesar 98,33 persen. 

“Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kinerja ke depan. Kami optimistis Jawa Timur bisa semakin maju dan sejahtera,” pungkas Rasiyo.

Artikel Terbaru
Kamis, 09 Apr 2026 23:25 WIB | Politik & Pemerintahan

Gebrakan Bupati Bojonegoro: Perjalanan Dinas Dipangkas Separoh, ASN Disuruh Gowes

Lingkaran.net - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor : 050/481/ 412.022/ 2026 tentang Pelaksanaan Efisiensi Anggaran di ...
Kamis, 09 Apr 2026 21:52 WIB | Politik & Pemerintahan

ASN Surabaya Wajib WFH Tiap Jumat, Ini Aturan Baru dan Dampaknya

Lingkaran.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi mengubah pola kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan menerapkan sistem kerja fleksibel melalui ...
Kamis, 09 Apr 2026 21:34 WIB | Edukasi

SPMB 2026 Berubah: Dindik Jatim Terapkan TKA 40 Persen, Indeks Sekolah Dihapus

Lingkaran.net - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur resmi mengubah skema penilaian dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Salah satu perubahan utama ...