x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Khofifah Sindir Rekomendasi Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim yang Salah Sasaran, Apa Itu

Avatar Alkalifi Abiyu

Ekbis

Lingkaran.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya memahami batas kewenangan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti berbagai rekomendasi DPRD terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. 

Penegasan itu disampaikan Khofifah saat menjawab salah satu rekomendasi Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, Rabu (13/5/2026). 

Sebelumnya, Fraksi PPP-PSI melalui juru bicaranya Erick Komala memberikan apresiasi terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tahun 2025 yang mencapai 5,33 persen atau melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. 

Meski demikian, Fraksi PPP-PSI menilai pertumbuhan ekonomi dan investasi masih terkonsentrasi di kawasan Gerbangkertosusila. 

Mereka pun mendorong digitalisasi satu juta UMKM serta mengusulkan kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga tiga persen agar 100 ribu UMKM bisa naik kelas setiap tahun. 

Menanggapi hal tersebut, Khofifah menjelaskan bahwa kebijakan suku bunga KUR bukan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melainkan berada di level pemerintah pusat hingga Presiden RI. 

“Kalau ada rekomendasi minta bunga KUR tiga persen, itu harus langsung ke Presiden, bukan menteri,” ujar Khofifah. 

Menurutnya, rekomendasi yang disampaikan DPRD perlu ditempatkan sesuai kewenangan masing-masing institusi agar solusi yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan realistis untuk dijalankan. 

“Jadi ini menempatkan rekomendasi supaya sesuai dengan makamnya. Kalau sesuai kewenangan Pemprov tentu akan kami lakukan bersama-sama,” tegasnya. 

Pernyataan Khofifah tersebut dinilai sebagai bentuk keterbukaan sekaligus ketegasan dalam menjelaskan batas peran pemerintah provinsi di tengah berbagai persoalan ekonomi nasional. 

Di sisi lain, Khofifah tetap menyambut positif berbagai masukan DPRD, termasuk dorongan penguatan UMKM dan pemerataan investasi di Jawa Timur. 

Selama ini, Pemprov Jatim sendiri dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan global. Jawa Timur tercatat menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional dengan pertumbuhan di atas rata-rata nasional. 

Tak hanya itu, berbagai program pemberdayaan UMKM, digitalisasi ekonomi, hingga penguatan sektor pangan terus digencarkan Pemprov Jatim untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat. 

Melalui penjelasan tersebut, Khofifah ingin menegaskan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif tetap penting, namun harus dibangun berdasarkan pembagian kewenangan yang jelas agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar efektif dan dapat direalisasikan.

Artikel Terbaru
Rabu, 30 Sep 2026 21:31 WIB | Umum

Gerindra Jatim Tegas soal 3 Kader Diamankan Kasus Narkoba di Surabaya

Lingkaran.net - DPD Partai Gerindra Jawa Timur menyatakan menghormati proses hukum terhadap tiga kadernya yang disebut ikut diamankan polisi dalam ...
Rabu, 30 Sep 2026 15:24 WIB | Umum

3 Wakil Rakyat Gerindra di Jatim Diamankan di Hotel Surabaya, Polisi Temukan Sabu dan Ekstasi

Lingkaran.net - Penggerebekan sebuah kamar hotel di Surabaya pada Senin (28/9/2026) dini hari mengungkap fakta mengejutkan. Dari delapan orang yang diamankan ...
Selasa, 29 Sep 2026 21:56 WIB | Politik & Pemerintahan

Komisi A DPRD Surabaya Mediasi Sengketa Lahan Kalisari

Komisi A DPRD Kota Surabaya memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) terkait aduan sengketa lahan milik Pujiono Sutikno di Kelurahan ...