x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Demokrat Jatim Bungkam Soal Nama AHY yang Terseret Isu Kasus MBG

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur memilih irit komentar terkait mencuatnya nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam polemik dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, dr Agung Mulyono, enggan memberikan tanggapan lebih jauh saat dimintai komentar mengenai isu tersebut.

"Sudah cukup, jangan ditambah, malah gaduh," ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Sikap serupa juga ditunjukkan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Melalui pesan WhatsApp, Emil menegaskan bahwa Demokrat Jatim berpegang pada pernyataan resmi yang telah disampaikan partai.

"Demokrat Jatim sudah menegaskan pernyataan resmi partai," tulis Emil sambil merujuk unggahan akun Instagram Demokrat Jatim yang memuat pernyataan resmi DPP Partai Demokrat.

Dalam pernyataan tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya daftar nama tokoh dan pejabat yang disebut-sebut pernah meminta jatah titik dapur Program MBG.

Nama AHY menjadi sorotan setelah muncul dalam daftar yang disebut berasal dari pengakuan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026, Sony Sonjaya. 

Dalam pengajuan dirinya sebagai justice collaborator, Sony dikabarkan akan membuka informasi mengenai lebih dari 20 tokoh dan pejabat yang diduga pernah meminta alokasi titik dapur MBG.

Salah satu informasi yang beredar menyebut AHY menitipkan dua perwira kolonel untuk memperoleh jatah titik dapur dalam program tersebut. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan atau mengaitkan AHY dalam perkara pidana tersebut.

Sementara itu, penyidikan dugaan korupsi Program MBG terus bergulir. Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus yang diduga terjadi pada periode 2025-2026. Mereka adalah mantan petinggi BGN, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.

Di tengah berkembangnya isu tersebut, Demokrat Jawa Timur memilih tidak memperpanjang polemik dan menyerahkan seluruh penjelasan kepada DPP Partai Demokrat serta proses hukum yang sedang berjalan.

Artikel Terbaru
Kamis, 11 Jun 2026 15:56 WIB | Edukasi

GMNI Surabaya dan Rumah Literasi Digital Ajak Mahasiswa Kuasai Jurnalistik di Tengah Era Algoritma

Kegiatan ini diikuti kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dari berbagai daerah di Jawa Timur. ...
Kamis, 11 Jun 2026 09:05 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Jatim Soroti Temuan BPK di Dinas ESDM, Ada Kaitan dengan Skandal Pungli Izin Tambang?

Lingkaran.net - Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait lemahnya pengelolaan jaminan pertambangan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa ...
Kamis, 11 Jun 2026 08:09 WIB | Politik & Pemerintahan

UU Polri Baru Disahkan, DPR Klaim Pengawasan Eksternal Makin Kuat

Lingkaran.net - Pengesahan Undang-Undang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dinilai menjadi ...