Lingkaran.net - Kepercayaan kembali diberikan kepada Arumi Bachsin Emil Dardak untuk memimpin Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jawa Timur. Dalam Musyawarah Provinsi yang digelar di Kantor Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, Sabtu (20/6/2026), Arumi resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi Perwosi Jatim periode 2026-2030.
Keputusan tersebut ditetapkan melalui sidang pleno yang diikuti perwakilan Perwosi dari 36 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Terpilihnya Arumi untuk ketiga kalinya setelah memimpin pada periode 2018-2022 dan 2022-2026 menjadi bukti kuat tingginya kepercayaan anggota terhadap kepemimpinannya dalam memajukan olahraga perempuan di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Arumi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur itu menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya ke depan adalah mendorong olahraga agar tidak lagi dipandang sebagai aktivitas tambahan, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup perempuan.
"Tantangan setiap tahun selalu ada dan semakin dinamis. Namun di balik setiap tantangan, selalu ada peluang. Karena itu kami membutuhkan dukungan dan semangat dari seluruh anggota Perwosi untuk bersama-sama menjadikan olahraga sebagai lifestyle atau gaya hidup perempuan Jawa Timur," ujar Arumi.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan keluarga. Ketika perempuan aktif berolahraga, kebiasaan positif tersebut akan menular kepada anak-anak dan anggota keluarga lainnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Arumi menaruh perhatian besar terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Perwosi Provinsi (Perwaprov).
Ajang ini dirancang sebagai wadah kompetisi khusus perempuan sekaligus menjadi pendukung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Ia menjelaskan, Perwaprov diharapkan dapat digelar pada tahun genap, sementara Porprov berlangsung pada tahun ganjil. Dengan demikian, atlet-atlet perempuan memiliki kesempatan lebih banyak untuk berkompetisi dan meningkatkan kemampuan mereka secara berkelanjutan.
"Sejak awal tahun kami terus mengawal teknis penyelenggaraan Perwaprov hingga berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Kami juga berharap dukungan dari Perwosi kabupaten/kota untuk menindaklanjuti melalui Dispora masing-masing," katanya.
Arumi menilai keterlibatan Dinas Pemuda dan Olahraga di daerah sangat penting agar pengiriman atlet ke Perwaprov tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga masuk dalam program resmi pemerintah daerah.
Lebih jauh, ia optimistis Perwaprov akan menjadi ruang lahirnya atlet-atlet perempuan berprestasi dari Jawa Timur. Semakin sering mengikuti kompetisi, semakin besar peluang atlet mengasah kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
"Semakin sering bertanding, atlet akan semakin terlatih dan termotivasi untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi. Dari situlah prestasi akan lahir," ungkapnya.
Menutup sambutannya, Arumi mengajak seluruh pengurus Perwosi di Jawa Timur untuk terus berkolaborasi membangun perempuan yang sehat, aktif, dan berdaya saing.
"Mari bersama-sama mewujudkan perempuan yang cerdas, modern, dan menjadikan olahraga sebagai gaya hidup. Dari perempuan yang sehat akan lahir keluarga sehat, masyarakat sehat, dan bangsa Indonesia yang kuat," pungkasnya.
Editor : Setiadi