Lingkaran.net - Sebanyak 36 tim BPBD kabupaten/kota se-Jawa Timur siap ambil bagian dalam Gelar Peralatan BPBD Jatim 2026. Mengusung tema “Beyond Resilience: Sinergi Berintegritas, Kolaborasi Tanpa Batas”, kegiatan tahunan ini dipusatkan di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, selama empat hari, 20–24 Juli 2026.
Gelar Peralatan BPBD Jatim tahun ini menjadi penyelenggaraan yang ketiga sepanjang 2026. Dari total 38 BPBD kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya BPBD Banyuwangi dan Lumajang yang tidak mengikuti kegiatan tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengatakan, terdapat perubahan konsep yang cukup signifikan dalam penyelenggaraan Gelar Peralatan tahun ini. Jika sebelumnya kegiatan lebih menitikberatkan pada kemampuan water rescue dan vertical rescue, tahun ini seluruh tahapan penanggulangan bencana akan menjadi fokus utama.
“Mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pascabencana. Semua proses itu akan kita lombakan,” ujar Satriyo saat ditemui di sela gladi bersih di Pantai Pancer Door, Pacitan, Senin (20/7/2026).
Salah satu inovasi utama dalam Gelar Peralatan 2026 adalah Lomba Resilience Marathon. Dalam lomba tersebut, peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan dalam menghadapi seluruh siklus bencana, mulai dari fase prabencana, penanganan saat bencana terjadi, hingga proses pascabencana.
Menurut Satriyo, pemilihan Pacitan sebagai lokasi kegiatan juga tidak terlepas dari karakter wilayah tersebut yang memiliki potensi risiko bencana cukup tinggi. Pacitan menghadapi berbagai ancaman bencana, mulai dari banjir, banjir bandang, gempa bumi, tanah longsor, kekeringan hingga tsunami.
“Pacitan memiliki potensi risiko bencana yang cukup tinggi. Selain itu, perhatian kepala daerah terhadap upaya penanggulangan bencana juga relatif bagus dalam berbagai aspek,” jelasnya.
Selain Lomba Resilience Marathon, Gelar Peralatan BPBD Jatim 2026 juga diramaikan dengan berbagai kompetisi lainnya. Di antaranya Lomba Manajemen Pergudangan, Lomba Pusdalops, Lomba Cerdas Cermat, serta berbagai fun game seperti memancing dan bola voli.
Rangkaian kegiatan juga akan diwarnai dengan aksi pelepasan penyu ke laut lepas di Pantai Pancer Door.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pesan bahwa penanggulangan bencana tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan dan respons kedaruratan, tetapi juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui Gelar Peralatan 2026, BPBD Jatim berharap sinergi dan kolaborasi antardaerah dalam menghadapi potensi bencana semakin kuat.
Dengan demikian, kapasitas sumber daya manusia, kesiapan peralatan, serta koordinasi penanggulangan bencana di Jawa Timur dapat terus ditingkatkan.
Editor : Setiadi