x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Warga Jalan Purwodadi Digigit Ular, Dewan Surabaya: Puskesmas Pemkot Harus Bisa Tangani

Avatar Redaksi

Politik & Pemerintahan

Surabaya, Lingkaran.net— Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono menjumpai kejadian tak biasa saat reses pekan lalu.

Ceritanya, ada warga Jalan Purwodadi, Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan yang digigit ular piton.

Peristiwa itu, diduga terjadi karena ular masuk ke permukiman warga dari dinding saluran air yang menjadi sarangnya. Sehingga, keberadaan hewan melata itu tidak diketahui oleh warga.

Anggota dewan senior ini menyebut bahwa korban sempat dirujuk ke puskesmas namun ditolak. Begitu pula dengan RSUD milik Pemkot Surabaya, belum bisa menangani kasus ini.

“Secara otomatis ketika dibawa ke puskesmas tidak bisa berarti ke rumah sakit. Ternyata juga tidak bisa, akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soetomo,” ujar Budi ketika ditemui Lingkaran (19/2).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini menuturkan, fasilitas kesehatan milik pemkot perlu meningkatkan pelayanan kegawatdaruratan. Khususnya berkaitan dengan penanganan korban digigit ular.

Dia meminta dinas kesehatan menyediakan serum anti bisa di tiap puskesmas. Tujuannya agar memudahkan masyarakat mendapat akses pelayanan untuk kasus seperti itu.

“Puskesmas di daerah rawan seharusnya menyediakan serum anti bisa. Kasihan warga yang terkena musibah harus mencari rumah sakit yang bisa menangani,” serunya.

Buleks, sapaannya, berharap agar kejadian tersebut tidak terulang. Jangan sampai kerawanan itu dibiarkan karena bisa membahayakan warga.

Dalam kegiatan reses, dia pun menghadirkan petugas BPBD, pemadam kebakaran, dan DKPP dalam kegiatan jaring aspirasi masyarakat. Warga pun antusias ketika menerima edukasi dari para petugas.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan hewan liar penting untuk diberi edukasi soal penanganan hewan yang masuk wilayah permukiman. Supaya kejadian naas tersebut tidak terulang.(Rifqi Mubarok)

Artikel Terbaru
Sabtu, 31 Jan 2026 19:33 WIB | Politik & Pemerintahan

Pansus DPRD Jatim Wacanakan Biro Khusus BUMD hingga Audit Independen, Ini Alasannya

Lingkaran.net - Panitia Khusus (Pansus) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DPRD Jawa Timur menyoroti minimnya kontribusi sejumlah BUMD terhadap Pendapatan Asli ...
Jumat, 30 Jan 2026 19:32 WIB | Politik & Pemerintahan

Pernikahan Dini Jawa Timur 2025 Tembus 7.590 Kasus, Anak Perempuan Paling Rentan

Lingkaran.net - Praktik pernikahan dini di Jawa Timur masih menjadi persoalan serius. Sepanjang tahun 2025, tercatat 7.590 pasangan di bawah usia 19 tahun ...
Jumat, 30 Jan 2026 11:31 WIB | Jeda Ngopi

Gerindra, Kekuasaan, dan Tanggung Jawab Konstitusional Menjelang 2029

Oleh : Ulika T Putrawardana, SH (Alumni GMNI Jember) Lingkaran.net - Dalam demokrasi, kemenangan politik bukanlah akhir perjuangan. Ia justru awal dari ...