Lingkaran.net - Presiden RI Prabowo Subianto angkat bicara terkait insiden tragis tewasnya seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat pembubaran aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.
Dalam pernyataan resminya, Presiden Prabowo menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan. Ia menegaskan bahwa negara tidak boleh abai dalam mengusut kasus ini.
Baca juga: Prabowo Soroti Kebocoran Ekonomi hingga Rp150 Miliar Dolar per Tahun
“Saya sudah perintahkan bahwa insiden tadi malam untuk diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Prabowo, Jumat (29/8/2025).
Presiden Prabowo Kecewa dengan Aksi Brimob
Baca juga: Prabowo Tegaskan APBN 2027 Jadi Alat Perjuangan Rakyat dan Penguat Ekonomi Nasional
Prabowo mengaku kecewa atas tindakan aparat yang mengendarai rantis Brimob hingga melindas driver ojol. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus berlaku adil, termasuk bagi aparat yang diduga lalai atau bertindak di luar aturan.
“Seandainya ditemukan mereka para petugas telah berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku maka akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Baca juga: Momen Prabowo Nyeruput Kopi di Sidang DPR: Saya Cek Ada Gerindra yang Tidur Enggak
Menurut Prabowo, tragedi yang merenggut nyawa seorang warga sipil dalam aksi demonstrasi ini tidak boleh dianggap sepele. Ia menekankan bahwa aparat keamanan harus melindungi rakyat, bukan justru mencelakakan.
Editor : Setiadi