Lingkaran.net - Perburuan gelar juara BRI Super League (Liga 1) musim 2025/26 semakin memanas seiring selesainya rangkaian pertandingan pekan ke-23 yang berakhir pada Senin (6/4/2026) malam.
Beberapa momen seru, menarik, hingga kejutan, terjadi dalam sembilan pertandingan BRI Super League pekan ke-23 yang pertandingannya dimulai Jumat (3/4).
Baca juga: Performa Persebaya Surabaya Buruk, Tavares: Kurang Persaiangan dalam SkuatÂ
Selain persaingan sengit di papan atas antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda dalam perburuan gelar, tidak kalah seru geliat tim-tim di klasemen bawah yang berusaha mentas dari zona degradasi demi tetap bertahan di Liga 1.
Berikut rangkuman hasil dan cerita pilihan dari pertandingan BRI Super League di pekan ke-23.
Persib dan Borneo FC raih 3 poin di kandang lawan
Kemenangan krusial diraih oleh tim peringkat 1-2 di klasemen, yakni Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Sama-sama bermain away di waktu yang sama pada Minggu (5/4) malam, Persib dan Borneo FC berhasil meraih 3 poin.
Persib yang away ke Padang, berhasil menang 2-0 atas tuan rumah Semen Padang lewat brace (dua gol) Ramon Tanque. Sementara Borneo FC yang bertamu ke Pamekasan, sukses mengalahkan tuan rumah Madura United dengan skor 3-1.
Dengan hasil ini, keduanya tetap bersaing ketat dalam perburuan gelar. Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan perolehan 61 poin. Sementara Borneo FC membuntuti di peringkat 2 dengan 57 poin. Delapan pertandingan tersisa akan menjadi penentu, siapa yang akhirnya bakal juara.
Kejutan, Persija Takluk dari Bhayangkara FC
Sementara tim peringkat 3, Persija Jakarta yang bertekad mengejar Persib dan Borneo FC, justru meraih hasil pahit. Main away, tim Macan Kemayoran--julukan Persija, kalah dari tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Persija sebenarnya mengawali pertandingan dengan sensasional. Mereka sudah unggul cepat di menit ke-1 lewat gol Rayhan Hannan. Namun, tim tuan rumah menyamakan skor di menit ke-28 lewat gol Moussa Sidibe. Babak pertama berakhir 1-1.
Petaka menimpa Persija di awal babak kedua setelah Jordi Amat dikartu merah pada menit ke-48. Persija pun main dengan 10 pemain. Menariknya, Persija mampu kembali unggul lewat gol tendangan bebas Fabio Calonego di menit ke-63.
Namun, di lima menit terakhir, Persija tak kuasa menahan gempuran bertubi-tubi dari Bhayangkara FC. Skor kembali sama 2-2 ketika Dendy Sulistyawan mencetaj gol lewat tendangan bebas pada menit ke-86. Lantas, Sidibe mencetak gol cantik di menit ke-90 yang membuat The Guardians menang dramatis 3-2 atas Persija.
Baca juga: Persebaya Dibantai Borneo FC 1-5, Tavares Janji Evaluasi Total
Persebaya jadi satu-satunya tim Jawa Timur yang menang
Persebaya Surabaya menjadi satu-satunya tim Jawa Timur yang berhasil menang di pekan ke-26. Bajol Ijo--julukan Persebaya, menang 1-0 atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4).
Hasil ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan Persebaya setelah di laga sebelumnya kalah telak 5-1 dari Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda.
Sebelumnya, Arema FC hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu tamunya, Malut United di Stadion Kanjuruhan Malang (3/4). Sementara Madura United dipermalukan tamunya, Borneo FC 1-3 (5/3).
Adapun Persik Kediri yang bertanding di hari terakhir pekan 26, Senin (6/4), bermain tanpa gol 0-0 melawan tamunya, Persijap Jepara di Stadion Brawijaya.
Kompak gagal menang, lima tim papan bawah masih terancam degradasi
Baca juga: Misi Redam Persib Bandung, Persebaya Siapkan Taktik Khusus
Pekan ke-26 menjadi periode menyebalkan bagi tim-tim di klasemen papan bawah yang tengah berjuang mentas dari zona degradasi. Betapa tidak, butuh 3 poin untuk bisa memperbaiki posisi di klasemen, mereka justru kompak gagal menang. Dari lima tim yang tengah bersaing untuk bertahan di Super League musim depan, semuanya tidak mampu menang.
Persis Solo bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah PSM Makassar. Madura United tumbang di kandang sendiri. Begitu juga Semen Padang. Sementara Persijap main imbang di markas Persik Kediri. Adapun PSBS Biak dihajar Bali United 6-1 di Gianyar, Senin (6/4) malam yang menjadi laga penutup pekan ke-26.
Dengan hasil tersebut, PSBS Biak kini menjadi tim juru kunci (peringkat 18) dengan 18 poin. Semen Padang ada di peringkat 17 dengan 20 poin. Madura United di peringkat 16 juga dengan 20 poin. Tiga tim peringkat terbawah di klasemen, nantinya akan terdegradasi ke Liga 2.
Sementara Persis Solo, sudah mentas dari zona degradasi tapi belum aman. Persis kini ada di peringkat 15 dengan 21 poin. Begitu juga Persijap Jepara yang ada di peringkat 14 dengan 22 poin, masih belum sepenuhnya aman karena jarak poin tipis dengan tim-tim penghuni zona degradasi.
Delapan pertandingan terakhir menuju pekan ke-34 (pekan penutup) akan menjadi penentu, siapa tiga tim yang nantinya bakal turun ke Liga 2. Rangkaian pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/26 akan dimulai Jumat, 10 April 2026 mendatang.
Editor : Hadi Santoso