Lingkaran.net – Persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Liga 1 2025/2026, semakin mendidih memasuki pekan-pekan krusial.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB), perebutan gelar juara kini mengerucut menjadi duel dua kuda pacu antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda.
Sementara itu, drama tak kalah hebat terjadi di papan bawah. Sejumlah tim besar masih terengah-engah untuk keluar dari jerat zona merah demi bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Siapa Terpeleset, Dia Tamat
Hingga pekan ke-30, Persib Bandung masih memimpin takhta klasemen dengan raihan 69 poin. Skuad asuhan Bojan Hodak tampil konsisten dengan mengandalkan pertahanan baja yang baru kebobolan 20 gol sepanjang musim.
Namun, posisi Maung Bandung jauh dari kata aman. Borneo FC Samarinda menempel ketat di posisi kedua dengan poin yang identik, yakni 69 poin.
Pesut Etam hanya kalah selisih gol dari Persib, membuat setiap laga sisa bagi kedua tim layaknya partai final. Siapa pun yang terpeleset sekali saja, mimpi mengangkat trofi bisa sirna.
Di posisi ketiga, Persija Jakarta mengintai dengan 62 poin. Meski terpaut selisih tujuh angka, Macan Kemayoran secara matematis masih memiliki peluang juara jika dua tim di atasnya tergelincir di sisa laga.
Kejutan Malut United di Lima Besar
Kejutan besar terjadi di papan tengah-atas. Tim promosi Malut United FC tampil mengejutkan dengan menduduki peringkat keempat klasemen sementara. Mengoleksi 52 poin dari 31 laga, Laskar Kie Raha berhasil mengangkangi tim-tim mapan seperti Persebaya Surabaya (51 poin) dan Bali United (45 poin).
Papan Bawah Membara
Kondisi kontras terjadi di dasar klasemen. PSBS Biak kini berada dalam posisi kritis di peringkat ke-18. Tim berjuluk Badai Pasifik ini baru mengumpulkan 18 poin dari 31 pertandingan.
Peluang mereka untuk lolos dari lubang jarum semakin tipis setelah rentetan hasil negatif di putaran kedua.
Sementara itu, Semen Padang FC juga masih tertatih-tatih di peringkat ke-17 dengan 20 poin. Sedangkan, Persis Solo yang berada di peringkat ke-16 (zona degradasi terakhir) mengoleksi 27 poin, terpaut dua angka dari Madura United (29 poin).
Dengan menyisakan sedikit pertandingan lagi, pekan depan diprediksi akan menjadi penentu nasib bagi tim-tim di zona merah. Apakah PSBS Biak mampu menciptakan keajaiban, ataukah Persib Bandung yang akan mengunci gelar juara lebih awal.
Editor : Baehaqi