Lingkaran.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur memanfaatkan momentum pasca-Idulfitri untuk merapatkan barisan. Melalui agenda halalbihalal yang digelar di Hotel Morazen Surabaya, Jumat (17/4/2026), konsolidasi internal ditegaskan sebagai kunci menghadapi dinamika politik yang kian dinamis.
Kegiatan ini menjadi ajang temu kangen sekaligus konsolidasi internal yang dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC se-Jawa Timur, hingga Fraksi Demokrat DPRD Jatim.
Baca juga: Halalbihalal IKAPTK Jatim Hadirkan Khofifah dan Ustadz Das’ad Latif, 99 Anak Yatim Disantuni
Ketua DPD Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengungkapkan halalbihalal dipilih sebagai momentum berkumpul lantaran padatnya aktivitas kader selama Ramadan.
“Halalbihalal ini kita selenggarakan karena sebelumnya tidak sempat buka bersama. Para ketua DPC banyak yang turun ke konstituen saat bulan puasa. Akhirnya kita pilih momentum ini untuk berkumpul, sederhana saja, yang penting bisa ngobrol dan bersilaturahmi,” ujarnya.
Menurut Emil, suasana santai justru menjadi ruang efektif untuk membangun komunikasi yang lebih cair dan produktif antar kader. Ia menegaskan, soliditas menjadi faktor penentu dalam menjaga eksistensi partai di tengah kompetisi politik yang semakin ketat.
“Perjuangan di partai ini adalah proyek bersama. Kalau tidak solid sebagai keluarga besar, akan sulit membawa Jawa Timur yang begitu besar. Kita punya posisi yang cukup membanggakan, sehingga ekspektasi masyarakat juga tinggi,” tegasnya.
Emil juga mengingatkan seluruh kader untuk tetap menjaga stabilitas politik daerah, termasuk mendukung jalannya pemerintahan, meskipun tidak semua kepala daerah berasal dari Partai Demokrat.
Baca juga: Bupati Lumajang Ajak ASN Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik
“Jangan mendoakan yang buruk. Kita jaga bersama, karena yang baik akan kembali ke kita. Nanti pada waktunya, kita bertarung secara sportif,” pesannya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Mugianto, menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari konsolidasi organisasi.
“Hari ini kita kumpul dalam suasana rileks, bertemu seluruh kader, baik DPC maupun DPD. Ini penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus merancang langkah ke depan agar Partai Demokrat semakin solid,” katanya.
Hal senada disampaikan Bendahara DPD Demokrat Jatim, dr Agung Mulyono. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi internal partai di tengah dinamika politik yang terus berkembang.
Baca juga: Demokrat Jatim: Caleg Dadakan Bisa Bikin Partai Kedodoran
“Ini kegiatan rutin tahunan yang terus kita jaga. Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan antar kader dari DPD hingga DPC di seluruh Jawa Timur,” ujarnya.
Sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, Agung menambahkan bahwa suasana informal justru membuka ruang diskusi yang lebih jujur dan konstruktif.
“Lewat suasana santai seperti ini, kita bisa bertukar pikiran, mengevaluasi perjalanan partai, sekaligus merumuskan langkah ke depan. Apalagi menghadapi berbagai agenda politik, soliditas dan kesamaan visi itu mutlak,” pungkasnya.
Editor : Setiadi