Lingkaran.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan hingga kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur belum menerima surat pengajuan rekomendasi dari DPRD Kota Surabaya terkait proses pelantikan Ketua DPRD Surabaya.
"Sampai saya menulis caption ini Selasa (28/4) pukul 10.05 WIB surat pengajuan rekomendasi dimaksud belum masuk ke jajaran Pemprov Jatim," katanya seperti dituliskan pada akun Instagram resmi Gubernur Khofifah, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Anggaran Dispora Jatim Rp115 Miliar, Dana Pemberdayaan Pemuda Cuma Rp2,7 Miliar
Khofifah mengungkapkan, dirinya telah melakukan pengecekan langsung ke Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim. Namun, hasilnya menunjukkan belum ada satu pun surat resmi yang masuk dari DPRD Surabaya.
Meski demikian, Pemprov Jatim mengaku memahami tingginya harapan masyarakat agar proses pengisian jabatan Ketua DPRD Kota Surabaya segera diselesaikan. Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu usulan resmi sebagai dasar penerbitan rekomendasi.
Khofifah memastikan, begitu surat usulan dan dokumen pendukung dinyatakan lengkap, proses administrasi akan segera ditindaklanjuti tanpa penundaan. Ia menekankan pentingnya setiap tahapan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Menurutnya, ketertiban prosedur ini juga menjadi bagian penting untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik serta fungsi legislasi di Kota Surabaya.
“InsyaAllah, jika dokumen sudah lengkap, akan langsung kami proses. Kami ingin semua berjalan sesuai aturan,” imbuhnya.
Baca juga: Mie Instan BPBD Jatim Dianggarkan Rp17,24 Miliar, Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim Bereaksi
Di sisi lain, Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses tersebut agar berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.
“Pemerintah hadir untuk memastikan setiap proses berjalan tertib, adil, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.
Sebelumnya, PDI Perjuangan (PDIP) telah menunjuk Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya untuk menggantikan mendiang Adi Sutarwijono.
Baca juga: Ruang Fiskal Jatim Menyempit, Anggaran Pembangunan Ikut Tertekan
Namun hingga kini, proses pelantikan belum juga terealisasi karena masih menunggu rekomendasi resmi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Secara kelembagaan, DPRD Surabaya sebenarnya telah mengusulkan nama Syaifuddin Zuhri melalui rapat paripurna yang digelar pada Senin (27/4/2026) sebagai Ketua DPRD Surabaya masa jabatan 2024–2029.
Syaifuddin memastikan bahwa surat keputusan dari PDIP telah diserahkan dan saat ini sudah berada di DPRD Surabaya. Dengan demikian, tahapan berikutnya tinggal menunggu proses administratif di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Editor : Setiadi