Terbongkar! Ini Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN

Reporter : Redaksi
Presiden Prabowo Subianto saat memberi Penghargaan Tanda Bintang Jasa Utama kepada Kepala BGN Dadan Hindayana saat peresmian secara serentak 1.072 SPPG Polri se-Indonesia serta 18 gudang ketahanan pangan di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Lingkaran.net - Pemerintah akhirnya mengungkap alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).  

Pergantian tersebut dilakukan setelah Presiden melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama sekitar satu setengah tahun terakhir. 

Baca juga: Dasco Apresiasi Pencopotan Dadan Hindayana, Sebut Prabowo Dengarkan Suara Rakyat

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan pemerintah menemukan sejumlah catatan penting yang menjadi pertimbangan Presiden untuk melakukan pergantian pimpinan di tubuh BGN. 

"Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi bahan pertimbangan Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera diperbaiki," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/6/2026). 

Menurut Prasetyo, evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan yang disalurkan melalui program MBG. 

Pemerintah menilai sejumlah catatan tersebut perlu segera dibenahi agar pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran. 

Baca juga: Nanik S Deyang, Eks Jurnalis yang Kini Dipercaya Jadi Bos BGN

"Catatan-catatan itu berkaitan dengan kedisiplinan dalam menjalankan SOP, tata kelola organisasi, serta menjaga kualitas makanan sesuai standar yang telah ditetapkan," ujarnya. 

Meski demikian, Prasetyo menegaskan pergantian pimpinan bukan semata-mata bentuk hukuman, melainkan bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola dan peningkatan kualitas pelaksanaan program nasional yang menyasar jutaan penerima manfaat tersebut. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo resmi memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya. 

Baca juga: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana 

Selain Dadan, dua wakil kepala BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya juga diberhentikan. Sebagai gantinya, Presiden mengangkat Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai wakil kepala BGN yang baru. 

Pergantian tersebut terjadi di tengah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang dalam beberapa bulan terakhir menghadapi berbagai persoalan, termasuk sejumlah kasus keracunan makanan yang menimpa penerima manfaat di berbagai daerah. 

Pemerintah berharap kepemimpinan baru di BGN dapat memperkuat pengawasan, meningkatkan tata kelola organisasi, serta memastikan kualitas makanan yang diterima masyarakat sesuai standar yang telah ditetapkan.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru