Lingkaran.net - Nama Nanik Sudaryati Deyang menjadi sorotan setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).
Sosok yang dikenal sebagai jurnalis senior itu kini mengemban tugas strategis mengawal program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar jutaan anak Indonesia.
Baca juga: Dasco Apresiasi Pencopotan Dadan Hindayana, Sebut Prabowo Dengarkan Suara Rakyat
Sebelum menduduki jabatan penting di BGN, Nanik memiliki perjalanan karier panjang di dunia media. Ia mengawali kiprahnya sebagai wartawan di Tabloid Bangkit yang berada di bawah naungan Kelompok Kompas Gramedia.
Kariernya terus berkembang hingga mendirikan dan mengelola sejumlah media yang tergabung dalam Kelompok Media Peluang. Beberapa di antaranya adalah majalah Femme, tabloid Info Kecantikan, Info Kuliner, hingga The Politic.
Tak hanya dikenal sebagai jurnalis dan pemimpin media, Nanik juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Perempuan kelahiran Madiun, pada 3 Januari 1968 ini tercatat sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), organisasi yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan.
Baca juga: Terbongkar! Ini Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN
Namanya semakin dikenal di panggung politik nasional saat dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden 2019.
Sejak saat itu, berbagai jabatan strategis mulai dipercayakan kepadanya. Nanik tercatat pernah menjabat sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (PPK) periode 2024-2029 dan kemudian ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) pada 2025.
Kini, dengan pengalaman panjang di dunia jurnalistik, komunikasi publik, dan kegiatan sosial, Nanik menghadapi tantangan yang lebih besar sebagai orang nomor satu di Badan Gizi Nasional.
Baca juga: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Pengalamannya dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat komunikasi publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, sekaligus memastikan program-program gizi pemerintah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Terlebih, Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo membutuhkan pengelolaan yang kuat, transparan, serta mampu menjangkau jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Dari ruang redaksi hingga kursi pimpinan lembaga negara, perjalanan Nanik Deyang menunjukkan transformasi seorang jurnalis menjadi figur penting dalam kebijakan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Editor : Setiadi