Lingkaran.net - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyambut positif berbagai catatan dan rekomendasi yang disampaikan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran daerah.
Baca juga: Emil Dardak Siap Pimpin Kembali Demokrat Jatim, Kepengurusan Baru Ditentukan Tim Formatur
Emil mengatakan, meski Banggar memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur, masih terdapat sejumlah ruang perbaikan yang harus menjadi perhatian bersama.
Beberapa di antaranya, lanjut Emil, menyangkut perencanaan penerima bantuan sosial serta optimalisasi belanja modal, khususnya pengadaan tanah, agar realisasi anggaran dapat lebih maksimal.
"Banggar memberikan apresiasi yang positif, namun tentunya kita juga melihat masih ada ruang untuk terus berbenah. Misalnya terkait perencanaan penerima bantuan sosial maupun belanja modal dan pengadaan tanah, sehingga tingkat serapannya bisa lebih tinggi lagi," ujar Emil usai menghadiri rapat paripurna DPRD Jatim, Senin (13/7/2026).
Ia menilai capaian serapan belanja modal yang saat ini berada di kisaran 86 persen masih dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Menurutnya, rendahnya serapan tidak semata-mata disebabkan kendala teknis di lapangan, tetapi juga dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
"Sekarang serapannya sekitar 86 persen, tentu targetnya ke depan bisa didorong lebih tinggi lagi. Ada kombinasi antara efisiensi dan tantangan di lapangan, tetapi kami terus berupaya melakukan pembenahan," katanya.
Baca juga: Demokrat Surabaya Deklarasi Pertama Dukung Emil Dardak di Musda, Ning Lucy: Tanpa Embel-embel
Emil menegaskan seluruh rekomendasi yang disampaikan Banggar DPRD Jatim akan dipelajari secara serius sebagai bahan penyempurnaan dalam penyusunan kebijakan anggaran berikutnya.
"Saya rasa masukan-masukan yang diberikan Banggar tadi perlu kami kaji secara serius untuk ditindaklanjuti, sehingga kualitas perencanaan dan pelaksanaan APBD ke depan semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.
Editor : Setiadi