x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Inflasi Jatim 2025 Nyaris Sama Nasional, Ini Daftar Daerah dengan Kenaikan Tertinggi

Avatar Redaksi

Ekbis

Lingkaran.net - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Jawa Timur mengalami inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) sepanjang 2025 sebesar 2,93 persen.  

Angka tersebut sejalan dengan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) Desember 2025 yang juga berada di level 2,93 persen, sementara inflasi bulanan (month-to-month/mtm) tercatat 0,76 persen. 

Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, menyatakan capaian inflasi tersebut menunjukkan kondisi harga yang relatif terkendali dan sesuai dengan sasaran pemerintah daerah. 

“Inflasi tahunan Jawa Timur mencapai 2,93 persen. Angka ini sangat tipis dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,92 persen. Dengan capaian ini, target inflasi Jawa Timur tahun 2025 dapat dikatakan tercapai,” ujar Zulkipli dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (5/1/2026). 

Ia menjelaskan, inflasi tahunan 2025 dipicu oleh kenaikan indeks pada sejumlah kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama dengan kenaikan 4,19 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak signifikan hingga 15,26 persen. 

Selain itu, kenaikan juga terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 2,08 persen, transportasi sebesar 1,82 persen, pendidikan sebesar 1,74 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,49 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,18 persen.  

Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya naik 0,96 persen, pakaian dan alas kaki sebesar 0,63 persen, serta perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,30 persen. 

Sementara itu, satu-satunya kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, yang turun 0,53 persen. 

“Penurunan ini sedikit menahan laju inflasi secara keseluruhan,” jelas Zulkipli. 

BPS juga mencatat sejumlah komoditas yang dominan menyumbang inflasi tahunan Desember 2025, antara lain emas perhiasan, beras, cabai rawit, daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, angkutan udara, mobil, sigaret kretek mesin (SKM), bawang merah, minyak goreng, cabai merah, santan jadi, telur ayam ras, kelapa, bensin, kopi bubuk, wortel, biaya pendidikan perguruan tinggi, kontrak rumah, hingga sepeda motor. 

Secara spasial, dari 11 kabupaten/kota yang dipantau, seluruhnya mengalami inflasi bulanan. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Jember sebesar 0,86 persen (mtm). Sebaliknya, inflasi terendah tercatat di Kota Malang dan Kabupaten Tulungagung, masing-masing 0,56 persen (mtm). 

Adapun daerah lain mencatat inflasi sebagai berikut: Kabupaten Gresik sebesar 0,85 persen, Kota Madiun 0,81 persen, Kota Surabaya 0,80 persen, Sumenep 0,78 persen, Kota Kediri 0,76 persen, Banyuwangi 0,71 persen, Kabupaten Bojonegoro 0,69 persen, dan Kota Probolinggo 0,57 persen. 

Dengan capaian tersebut, BPS menilai stabilitas harga di Jawa Timur sepanjang 2025 masih terjaga, meski tekanan dari kelompok pangan dan jasa tetap perlu diantisipasi pada tahun berikutnya.

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 23:38 WIB | Politik & Pemerintahan

Indra Widya Agustina Dorong Sinergi Pemprov dan DPRD, Alsintan Jadi Pengungkit Produktivitas Petani Pacitan

Lingkaran.net - Sinergi pemerintah dan DPRD Jawa Timur dalam menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai menjadi kunci untuk mendongkrak ...
Kamis, 22 Okt 2026 08:08 WIB | Umum

Hari Santri 2026, Gus Iwan DPRD Jatim Ingatkan Santri: Jangan Hanya Kuat Agama, Iptek Juga Penting

Lingkaran.net - Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju ...
Rabu, 21 Okt 2026 20:19 WIB | Umum

Hari Santri Nasional 2026: Ini Tema, Makna, Jadwal Upacara, dan Daftar Kegiatannya

Lingkaran.net - Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar peringatan sejarah perjuangan ulama dan santri. Momentum 22 Oktober ini juga menjadi ajakan bagi ...