x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pendapatan Jatim 2025 Tembus Rp29,88 Triliun di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mencatat kinerja pengelolaan keuangan daerah yang impresif di tengah tekanan ekonomi global dan nasional.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Jatim, Senin (30/3/2026). 

Dalam paparannya, Khofifah mengungkapkan realisasi pendapatan daerah Jawa Timur hingga 31 Desember 2025 (unaudited) mencapai Rp29,88 triliun atau 104,65 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp28,55 triliun. 

Capaian ini menunjukkan kemampuan fiskal daerah yang tidak hanya stabil, tetapi juga mampu melampaui ekspektasi. 

Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp31,20 triliun atau sekitar 93,82 persen dari target Rp33,25 triliun. Angka tersebut mencerminkan pengelolaan belanja yang terukur dan terkendali, sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran. 

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama, sinergi, dan soliditas seluruh pihak dalam mendorong pemerataan pembangunan,” ujar Khofifah. 

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya dilihat dari angka statistik semata, tetapi juga menjadi cerminan kualitas pembangunan yang terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Ia menegaskan, pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip good governance.  

Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan keberlanjutan pembangunan di Jawa Timur.
Lebih lanjut, Khofifah menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Mulai dari perangkat daerah, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, hingga dukungan tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, media, dan partisipasi aktif masyarakat. 

“Sinergi semua pihak menjadi energi utama dalam mempercepat pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” katanya. 

Selain itu, ia juga menyoroti peran penting birokrasi yang semakin adaptif dan profesional dalam memberikan pelayanan publik. Di sisi lain, dunia usaha turut bergerak dinamis dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif. 

Partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban sebagai warga negara, lanjutnya, turut menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah. 

“Semua ini terbingkai dalam semangat guyub rukun, menjadi orkestrasi pembangunan yang inklusif untuk mewujudkan Jawa Timur yang maju, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tegasnya. 

Capaian kinerja APBD 2025 ini sekaligus menjadi modal kuat bagi Jawa Timur untuk terus melangkah menuju target pembangunan jangka panjang, termasuk dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Artikel Terbaru
Kamis, 22 Okt 2026 08:08 WIB | Umum

Hari Santri 2026, Gus Iwan DPRD Jatim Ingatkan Santri: Jangan Hanya Kuat Agama, Iptek Juga Penting

Lingkaran.net - Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju ...
Rabu, 21 Okt 2026 20:19 WIB | Umum

Hari Santri Nasional 2026: Ini Tema, Makna, Jadwal Upacara, dan Daftar Kegiatannya

Lingkaran.net - Hari Santri Nasional 2026 bukan sekadar peringatan sejarah perjuangan ulama dan santri. Momentum 22 Oktober ini juga menjadi ajakan bagi ...
Rabu, 21 Okt 2026 18:35 WIB | Politik & Pemerintahan

Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Minta Kabinet Berani Hadapi Kenyataan

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak boleh lagi bersikap naif atau sekadar berusaha menyenangkan pihak lain ketika kepentingan ...