x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Usai Gerindra dan PDIP, Fraksi PKS DPRD Jatim Soroti Perbedaan WFH ASN

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Timur menyoroti perbedaan penerapan kebijakan work from home (WFH) antara pemerintah pusat dan sejumlah pemerintah daerah.  

Perbedaan hari pelaksanaan dinilai perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan kebingungan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun mengganggu pelayanan publik. 

Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati, menegaskan bahwa pada prinsipnya kebijakan WFH memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi mobilitas, serta menjaga produktivitas ASN. 

“Baik pemerintah pusat maupun daerah memiliki tujuan yang sama dalam penerapan WFH. Ini bagian dari upaya efisiensi sekaligus menjaga kinerja aparatur,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026). 

Namun demikian, ia menilai perbedaan hari pelaksanaan WFH perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat didasarkan pada pertimbangan makro nasional, sementara pemerintah daerah memiliki pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lokal. 

“Karena itu, yang diperlukan bukan mempertentangkan kebijakan, melainkan sinkronisasi dan evaluasi bersama,” tegasnya. 

Fraksi PKS DPRD Jatim pun mendorong adanya koordinasi dan komunikasi yang lebih intens antara pemerintah pusat dan daerah.  

Selain itu, lanjut Lilik dari Dapil Surabaya ini, evaluasi berkala terhadap pelaksanaan WFH dinilai penting untuk mengukur efektivitas kebijakan, baik dari sisi produktivitas kerja, kualitas pelayanan publik, maupun dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. 

Lilik menekankan bahwa kebijakan apa pun yang diambil harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam menjaga pelayanan publik agar tetap berjalan optimal tanpa menimbulkan kebingungan administratif. 

“Yang terpenting adalah bagaimana kebijakan ini benar-benar memberi manfaat dan tidak menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya. 

Fraksi PKS DPRD Jatim, lanjutnya, berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara konstruktif guna memastikan setiap kebijakan yang diterapkan tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat. 

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan implementasi WFH tidak hanya menjadi kebijakan administratif, tetapi juga solusi yang efektif dan adaptif di tengah dinamika yang dihadapi pemerintah saat ini.

Artikel Terbaru
Rabu, 01 Apr 2026 18:09 WIB | Umum

Hari Pertama WFH, BPBD Jatim Terjunkan Tim Opsar Korban Tenggelam di Bangkalan

Lingkaran.net - Di saat para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim mengikuti penerapan Work From Home (WFH), pada Rabu (1/4/2026), Tim BPBD ...
Rabu, 01 Apr 2026 13:07 WIB | Umum

Pertamax Mulai Kosong? SPBU di Pasuruan Pasang Pengumuman “Habis” 

Lingkaran.net - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di sejumlah SPBU mulai menipis. Kondisi ini terlihat dari langkah petugas yang menempelkan ...
Rabu, 01 Apr 2026 11:43 WIB | Ekbis

PPPK Terancam Diputus Kontrak, BKN Ungkap Aturan Sebenarnya

Lingkaran.net - Sejumlah pemerintah daerah mulai bersiap tidak memperpanjang kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini diambil ...