x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Drone Pintar Bayucaraka ITS Sabet Juara di Singapura

Avatar Alkalifi Abiyu

Edukasi

Lingkaran.net - Kabar membanggakan datang dari dunia riset mahasiswa Indonesia. Tim Bayucaraka dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih Juara 3 dalam ajang Singapore Amazing Flying Machine Competition 2026 yang digelar di Singapore Expo Hall 2B, Singapura. 

Dalam kompetisi yang diikuti 15 tim terbaik se-Asia Tenggara tersebut, tim ITS tampil di kategori High-Speed Drone Flock, yakni perlombaan yang menguji kemampuan drone terbang cepat secara berkelompok dengan navigasi otonom. 

Penanggung jawab tim, Okta Dewa Arjun, menjelaskan bahwa Bayucaraka ITS menurunkan tiga drone andalannya yang diberi nama SoeroNgajeng, SoeroMadya, dan SoeroWingking. Ketiganya dirancang untuk mampu melewati berbagai rintangan secara otomatis tanpa kendali manual. 

“Ketiga drone ini bisa terbang secara otonom penuh dan bekerja dalam formasi untuk menyelesaikan misi,” ujarnya. 

Keunggulan utama tim ITS terletak pada penggunaan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) sebagai sistem deteksi lintasan. Berbeda dengan mayoritas peserta yang mengandalkan kamera, teknologi ini memungkinkan drone tetap presisi membaca rintangan meski kondisi pencahayaan berubah-ubah. 

Hasilnya, Tim Bayucaraka menjadi satu-satunya tim yang mampu menyelesaikan seluruh misi dengan poin sempurna. Meski sempat menghadapi kendala teknis pada sensor ketinggian salah satu drone, tim mampu mengatasinya dengan cepat berkat koordinasi yang solid. 

“Kecepatan drone kami mencapai tiga meter per detik dengan daya tahan terbang hingga 15 menit,” jelas Okta. 

Keberhasilan ini tidak lepas dari arahan Ketua Tim Farrel Ganendra, sementara penyerahan penghargaan diwakili oleh Sebastian Adrian Nugraha dalam seremoni di Singapura. 

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa ITS dalam mendukung inovasi teknologi masa depan, khususnya di bidang transportasi udara dan logistik berbasis drone. 

Ke depan, Tim Bayucaraka berencana mengembangkan sistem yang lebih canggih dengan menambahkan modul Global Positioning System (GPS) guna mendukung riset formasi drone otonom yang lebih kompleks. 

“Kami bangga bisa mempersembahkan medali ini sebagai motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” pungkas Okta.

Artikel Terbaru
Jumat, 23 Okt 2026 13:27 WIB | Umum

Tak Perlu Bolak-balik ke Pesantren, Kemenag Jatim Luncurkan El-Santri untuk Pantau Anak

Lingkaran.net - Orang tua kini bisa lebih mudah memantau perkembangan pendidikan dan aktivitas anak selama menempuh pendidikan di pondok pesantren. Kantor ...
Jumat, 23 Okt 2026 07:25 WIB | Umum

Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Upaya Caplok Saham Minoritas

Lingkaran.net - Sebuah surat terkait dugaan transaksi saham RSIA Family dan RSIA Grand Family pada 2022 beredar di publik. Surat tersebut diduga ditandatangani ...
Kamis, 22 Okt 2026 23:38 WIB | Politik & Pemerintahan

Indra Widya Agustina Dorong Sinergi Pemprov dan DPRD, Alsintan Jadi Pengungkit Produktivitas Petani Pacitan

Lingkaran.net - Sinergi pemerintah dan DPRD Jawa Timur dalam menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai menjadi kunci untuk mendongkrak ...