Lingkaran.net - PT PAL Indonesia memanfaatkan momentum kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Rusia untuk membuka peluang kerja sama strategis di sektor maritim dan energi.
Dalam kunjungan yang berlangsung pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026 itu, PT PAL menjalin komunikasi intensif dengan perusahaan maritim Rusia guna menjajaki pengembangan pembangkit energi berbasis maritim serta kolaborasi pengembangan kapal komersial dan kapal khusus.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi PT PAL untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat posisi industri galangan kapal nasional di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.
Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam forum bilateral Indonesia-Rusia membuka ruang bagi transfer pengetahuan, pengembangan teknologi, hingga peluang bisnis baru di sektor maritim.
"Partisipasi dalam forum ini menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam mengadopsi perkembangan teknologi global serta memperkuat peran strategis PT PAL dalam ekosistem industri perkapalan nasional," ujarnya.
Keseriusan kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) antara PT PAL Indonesia dan Ak Bars Shipbuilding Corporation.
Kesepakatan tersebut menjadi pintu awal pertukaran informasi dan penjajakan peluang kolaborasi dalam pembangunan kapal komersial maupun kapal khusus yang memiliki nilai strategis bagi kedua negara.
Menurut Diana, PT PAL terus membuka diri terhadap kemitraan internasional yang dapat mendukung transformasi industri maritim Indonesia menuju arah yang lebih modern, inovatif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan AHY menilai keikutsertaan PT PAL dalam forum bilateral tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dan Rusia, terutama pada sektor infrastruktur dan konektivitas maritim.
"Kunjungan ini menekankan pentingnya penguatan kerja sama dalam pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim yang terintegrasi, termasuk integrasi transportasi multimoda untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," kata AHY.
Selain menghadiri forum bilateral, PT PAL bersama delegasi Indonesia juga melakukan kunjungan ke sejumlah galangan kapal modern dan fasilitas kapal feri listrik di Rusia.
Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mempelajari perkembangan teknologi terkini, inovasi industri maritim, serta berbagai praktik terbaik yang dapat diadaptasi untuk memperkuat industri perkapalan nasional.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi PT PAL untuk memperluas pasar, meningkatkan penguasaan teknologi, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai kekuatan maritim di kawasan.
Editor : Setiadi