x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Viral Sopir Angkot Robohkan Plang Trans Jatim di Malang, Atika Banowati Minta Dishub Siaga

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Aksi perusakan plang pemberhentian bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, menjadi perhatian anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Atika Banowati.  

Ia menilai, kejadian tersebut menjadi alarm bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim untuk memperketat pengawasan terhadap fasilitas transportasi publik. 

Atika meminta Dishub tidak hanya fokus pada operasional layanan Trans Jatim, tetapi juga memastikan keamanan fasilitas pendukung di lapangan. Pengawasan petugas di titik-titik pemberhentian bus dinilai penting untuk mencegah aksi perusakan maupun konflik dengan moda transportasi lain. 

"Harus ada pengawasan dari petugas Dishub. Jangan sampai fasilitas yang dibangun pemerintah untuk kepentingan masyarakat justru dirusak karena tidak ada pengawasan di lapangan," ujarnya, Sabtu (7/11). 

Menurut Atika, keberadaan petugas Dishub perlu diperkuat, terutama di titik pemberhentian yang berpotensi menimbulkan gesekan dengan angkutan kota (angkot). Pengawasan secara berkala maupun penempatan petugas pada titik rawan dinilai dapat mengantisipasi persoalan sejak dini. 

Selain pengawasan langsung, ia juga mengusulkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah halte dan titik pemberhentian Trans Jatim. 

"Kalau memang diperlukan, bisa dipasang CCTV. Sehingga aktivitas di sekitar halte terpantau dan apabila terjadi tindakan perusakan, bisa diketahui siapa pelakunya," tegasnya. 

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, persoalan persaingan antara angkot dan Trans Jatim semestinya diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi, bukan dengan merusak fasilitas umum. Apalagi, layanan transportasi publik tersebut dibangun untuk memberikan kemudahan mobilitas masyarakat. 

"Jangan sampai persoalan persaingan transportasi justru merugikan masyarakat. Semua harus bisa berjalan berdampingan dengan pengaturan dan pengawasan yang baik," tambahnya. 

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video aksi dua pria yang merobohkan plang pemberhentian bus Trans Jatim di depan SMPN 1 Gondanglegi, Jalan Raya Ketawang Nomor 4, Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

Peristiwa yang diduga terjadi pada Kamis (5/11/2026) itu terekam sejumlah siswa yang sedang menunggu jemputan. Dalam video tersebut, kedua pria terlihat merusak bagian fondasi hingga plang pemberhentian bus Trans Jatim roboh. 

Belakangan diketahui, kedua pria tersebut merupakan sopir angkot jurusan Gadang-Gondanglegi-Bantur. Aksi itu diduga dipicu keberatan terhadap keberadaan bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya yang melintasi wilayah Gondanglegi dan melayani penumpang di depan sekolah tersebut. 

Kasus perusakan akhirnya diselesaikan melalui mediasi antara Dishub Provinsi Jatim dengan perwakilan sopir angkot. Salah satu kesepakatannya adalah menggeser rambu pemberhentian bus sedikit ke arah selatan. 

Perwakilan sopir angkot juga menyampaikan permintaan maaf atas tindakan salah satu anggotanya dan berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bersama. 

Meski telah diselesaikan melalui mediasi, Atika mengingatkan Dishub Jatim agar tidak mengendurkan pengawasan. Sebab, keamanan fasilitas transportasi publik harus menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Artikel Terbaru
Sabtu, 07 Nov 2026 17:16 WIB | Umum

Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam

Lingkaran.net - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia angkat bicara menanggapi tudingan keterlibatan dirinya dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap ...
Kamis, 05 Nov 2026 18:15 WIB | Umum

Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga S1 di Depan Roy Suryo, Terdakwa Tertawa

Lingkaran.net - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah ...
Rabu, 04 Nov 2026 21:22 WIB | Politik & Pemerintahan

Muncul Kasus Pungli Rekrutmen Pegawai Pemkot Surabaya, Ketua Komisi A Murka

Terbongkarnya skandal pungutan liar (pungli) bermodus percaloan rekrutmen tenaga kerja kontrak di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memicu ...