x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Doktor ITS Kembangkan Instrumen Penilaian Identitas Visual Strategis untuk Perguruan Tinggi

Avatar Alkalifi Abiyu

Edukasi

Lingkaran.net - Identitas visual menjadi elemen penting dalam membangun reputasi dan citra perguruan tinggi di tengah persaingan global. 

Melihat pentingnya pengelolaan identitas visual yang strategis dan konsisten, Dr Putri Dwitasari, ST, MDs, lulusan Program Studi Doktor Manajemen Teknologi dari Sekolah Interdisipliner Manajemen dan Teknologi (SIMT) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), merancang instrumen penilaian tingkat kematangan pengelolaan identitas visual strategis untuk perguruan tinggi di Indonesia.

Disertasi yang disusun Putri tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif. Ia menilai bahwa selama ini identitas visual sering dipahami secara sempit sebagai aspek desain semata, tanpa memperhatikan nilai strategisnya dalam komunikasi publik dan manajemen reputasi kampus.

“Saya melihat masih banyak inkonsistensi dalam penerapan identitas visual di perguruan tinggi. Identitas visual seharusnya bukan hanya soal estetika, tetapi bagian dari strategi komunikasi yang menyeluruh,” jelas Putri yang juga merupakan dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS.

Dalam risetnya, Putri mengembangkan instrumen berbasis gabungan dari model Expressiveness Quotient (EQ)—yang mencakup lima dimensi: visibility, distinctiveness, transparency, authenticity, dan consistency—dengan pendekatan maturity assessment model.

Untuk menguji relevansi dan efektivitas instrumennya, ia melakukan observasi dan audit visual di lima Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) terbaik di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Kampus-kampus ini dipilih berdasarkan capaian mereka di pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings, Times Higher Education (THE), dan Webometrics.

Empat Tahapan Penelitian Komprehensif
Riset ini berlangsung selama tiga tahun dan melalui empat tahap utama. 

Pertama, kata dia, visual audit terhadap elemen identitas visual kampus. Kedua, wawancara mendalam dengan pengelola identitas visual.

Selanjutnya, penyusunan instrumen penilaian tingkat kematangan pengelolaan identitas visual dan implementasi instrumen sebagai alat evaluasi strategis.

Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah kerangka kerja pengelolaan identitas visual strategis yang dapat diterapkan secara luas oleh institusi pendidikan, baik negeri maupun swasta.

Putri, yang merupakan alumnus DKV ITS dan Magister Desain ITB, menyatakan bahwa instrumen ini dirancang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan karakter masing-masing institusi. 

Ia juga menyebut bahwa penelitiannya mendukung poin ke-9 Sustainable Development Goals (SDGs): Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

“Saya berharap instrumen ini bisa dijadikan standar evaluasi berkala dalam manajemen identitas visual perguruan tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Putri juga merencanakan penyederhanaan instrumen agar lebih praktis dan mudah diadopsi oleh institusi pendidikan lainnya di masa mendatang. (*)

Artikel Terbaru
Jumat, 23 Okt 2026 17:42 WIB | Umum

Karhutla Jatim Makin Mengkhawatirkan, 77 Persen Lahan Terbakar Berada di Hutan Konservasi

Lingkaran.net - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Timur kian mengkhawatirkan. Luas lahan yang terbakar mencapai 11.449 hektare, tersebar di 26 ...
Jumat, 23 Okt 2026 17:36 WIB | Politik & Pemerintahan

RAPBD Jatim 2027 Mepet, RKA OPD Belum Diverifikasi: Komisi A Soroti Kinerja TAPD

Lingkaran.net - Pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) Jawa Timur 2027 di Komisi A DPRD Jatim mengungkap persoalan serius dalam proses penyusunan anggaran. Dokumen ...
Jumat, 23 Okt 2026 17:10 WIB | Umum

Karhutla Arjuno Lebih Parah dari 2024, Api Nyaris Lahap Situs Candi Sepilar

Lingkaran.net - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Arjuno tahun ini lebih parah dibandingkan kebakaran pada 2024. Selain dipicu musim kemarau ...