Lingkaran.net - Penetapan Wali Kota Madiun Maidi sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin, 19 Januari 2026, membawa dampak langsung pada roda pemerintahan Kota Madiun.
Dengan ditahannya Maidi, kursi orang nomor satu di Kota Pendekar praktis kosong.
Baca juga: Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Pengamat: Partai Jangan Cuci Tangan
Merujuk Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 65 ayat (4), disebutkan bahwa kepala daerah yang menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara, maka tugas dan kewenangannya dilaksanakan oleh wakil kepala daerah.
Situasi ini otomatis menguatkan posisi Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, sebagai figur yang akan menjalankan pemerintahan harian kota Madiun.
Bagus Panuntun bukan nama baru dalam dinamika politik dan sosial di Kota Madiun. Pria kelahiran Madiun, 6 November 1981 ini, memiliki rekam jejak cukup panjang di berbagai bidang.
Ia mengawali pendidikan dasarnya di SD Negeri Taman 2 Madiun, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 4 Madiun dan SMA Negeri 3 Madiun.
Baca juga: Wawali Madiun Rapat Bahas Percepatan Proyek di Hari Wali Kota Maidi Terjaring OTT KPK
Di luar dunia pemerintahan, Bagus dikenal aktif dalam dunia kewirausahaan. Ia pernah terlibat dalam kepengurusan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Madiun, yang menjadi salah satu pijakan awal kiprahnya di ruang publik.
Karier politiknya semakin menguat ketika terpilih sebagai anggota DPRD Kota Madiun periode 2019–2024.
Tak hanya di politik dan ekonomi, Bagus Panuntun juga aktif dalam pengembangan olahraga. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Madiun periode 2024–2029, menegaskan perannya dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Baca juga: Selain Maidi Wali Kota Madiun, KPK Juga Tangkap Bupati Pati Sudewo
Menariknya, jauh sebelum dikenal sebagai politisi, Bagus Panuntun pernah berkecimpung di dunia penyiaran. Pada periode 2002–2007, ia tercatat sebagai penyiar radio DCS FM Madiun, sebuah pengalaman yang membentuk kemampuannya berkomunikasi dengan publik.
Kini, Bagus Panuntun juga dikenal luas di level provinsi sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur.
Dengan latar belakang politik, kewirausahaan, olahraga, hingga media, Bagus Panuntun menjadi sosok yang kini berada di pusat perhatian, seiring tanggung jawab besar yang kemungkinan diembannya dalam menjaga stabilitas pemerintahan Kota Madiun pasca-OTT KPK.
Editor : Setiadi