Gubernur Khofifah Lantik 128 Kepala UPT Satuan Pendidikan, Ini Pesan Pentingnya

Reporter : Alkalifi Abiyu
Gubernur Khofifah lantik 128 Kepala UPT Satuan Pendidikan di Gedung Negara Grahadi, Rabu (25/3/2026).

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi melantik 128 Kepala UPT Satuan Pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim. Pelantikan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa jabatan kepala satuan pendidikan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab. 

Baca juga: Tolak WFA, Khofifah Terapkan WFH Rabu untuk Tekan BBM dan Mobilitas

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak/Ibu yang hari ini resmi dilantik. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab. Jadilah pemimpin pembelajaran yang mampu menginspirasi dan membangun karakter peserta didik,” tegasnya, Rabu (25/3/2026). 

Sebanyak 128 kepala satuan pendidikan yang dilantik terdiri dari kepala SMA, SMK, dan SLB negeri yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.  

Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. 

Turut hadir dalam prosesi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Aries Agung Paewai, yang menjadi saksi pengambilan sumpah jabatan.  

Baca juga: Belajar dari Rumah Lagi? Dindik Jatim Buka Suara Soal WFH di Sekolah

Kehadirannya menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dalam memastikan kepemimpinan di sekolah berjalan profesional dan akuntabel. 

Selain pelantikan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen antikorupsi di lingkungan pendidikan. Aries secara langsung menandatangani komitmen Zona Integritas bagi para kepala sekolah yang baru dilantik, disaksikan oleh gubernur. 

Baca juga: Khofifah Wajibkan ASN Jatim WFH Setiap Rabu Mulai Pekan Depan, Ini Alasannya

Penandatanganan tersebut menjadi simbol keseriusan dalam membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan satuan pendidikan. 

Zona Integritas diharapkan menjadi fondasi bagi para kepala sekolah dalam menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan. 

Dengan pelantikan ini, Pemprov Jatim berharap lahir kepemimpinan baru di sekolah-sekolah yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa serta menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru