x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Khofifah Buka-bukaan Soal BUMD Jatim Ramai Dikritik DPRD, Ini Penjelasannya

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara menanggapi sorotan tajam DPRD terhadap kinerja BUMD. Ia menegaskan, penilaian terhadap BUMD tidak bisa digeneralisasi, karena setiap perusahaan memiliki karakter bisnis dan strategi yang berbeda. 

Menurut Khofifah, seluruh BUMD di Jawa Timur telah berkomitmen menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta menerapkan Key Performance Indicator (KPI) yang terukur. Namun demikian, ia menilai cara pandang yang menyamaratakan kinerja BUMD justru tidak tepat. 

“Ini kan seperti digebyah-uyah. Padahal masing-masing BUMD punya karakter dan strategi bisnis berbeda,” ujarnya. 

Khofifah mencontohkan kinerja Bank Jatim yang disebutnya sebagai bank daerah dengan keuntungan tertinggi di Indonesia. Ia menegaskan, besaran dividen tidak selalu mencerminkan lemahnya kinerja, karena ada faktor investasi jangka panjang yang tengah dilakukan. 

Salah satunya adalah penguatan teknologi dan ekspansi layanan digital melalui platform JConnect yang kini telah terkoneksi hingga Malaysia dan Arab Saudi. 

“Teknologi itu tidak murah. Pengembangan JConnect, apalagi sudah terkoneksi ke Malaysia dan Saudi Arabia, ini adalah terobosan besar,” jelasnya. 

Selain sektor perbankan, Khofifah juga menyoroti tren positif di BUMD lain. Ia menyebut Petrogas Jatim Utama menunjukkan peningkatan kontribusi terhadap PAD, dari Rp24 miliar menjadi Rp34 miliar. 

Di sisi lain, ia meluruskan isu terkait Penyertaan Modal Daerah (PMD) yang sempat disorot sejumlah fraksi. Khofifah menegaskan, sejak menjabat pada 2019, tidak ada kebijakan PMD baru yang diambil oleh pemerintah provinsi. 

“Kalau ada di APBD 2019, itu keputusan sebelum saya menjabat. Sejak 2019 sampai sekarang, belum ada PMD baru,” tegasnya. 

Meski mendapat berbagai kritik, Khofifah mengaku terbuka terhadap rekomendasi DPRD Jatim. Ia menyebut masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pembenahan tata kelola dan peningkatan kinerja BUMD ke depan. 

“Kita tentu harus terus melakukan perbaikan. Rekomendasi DPRD kami sambut baik. Tapi juga perlu dilihat capaian yang sudah ada, seperti peningkatan PAD dari PWU dan kinerja Bank Jatim,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Selasa, 05 Mei 2026 16:10 WIB | Umum

892 Ribu Warga Jatim Menganggur, BPS Ungkap Fakta Terbaru 2026

Lingkaran.net - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 892,64 ribu orang di Jawa Timur masih menganggur per Februari 2026. Angka ini berasal dari total ...
Selasa, 05 Mei 2026 13:56 WIB | Umum

Pedagang Unggas Pasar Pabean Surabaya Kompak Tolak Pembongkaran Stand

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membongkar stand pedagang unggas di Pasar Pabean mendapat perlawanan keras. Puluhan pedagang unggas dari ...
Selasa, 05 Mei 2026 09:43 WIB | Umum

Perguruan Tinggi Diminta Bantu Pemerintah Daerah Selesaikan Masalah Pembangunan

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan ...