Jelang APBD Jatim 2027, Diana Sasa Soroti Titik Rawan Kecelakaan di Magetan

Reporter : Alkalifi Abiyu
Anggota DPRD Jatim, Diana Sasa saat melakukan audiensi dan koordinasi dengan Kasatlantas Polres Magetan AKP Ade Andini membahas kebutuhan infrastruktur keselamatan jalan dan penanganan titik rawan kecelakaan di Kabupaten Magetan.

Lingkaran.net - Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, melakukan audiensi dan koordinasi dengan Kasatlantas Polres Magetan, AKP Ade Andini, guna menyerap berbagai masukan terkait keselamatan lalu lintas dan kebutuhan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan.  

Hasil pertemuan tersebut akan menjadi bahan kajian dalam pembahasan APBD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027. 

Baca juga: DPRD Jatim Bawa Masalah Lahan 65 Tahun Pasuruan ke Senayan, Nasib 34 Ribu Warga Jadi Sorotan

Dalam audiensi tersebut, Satlantas Polres Magetan menyoroti sejumlah kebutuhan mendesak yang dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di ruas jalan provinsi dan kawasan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi. 

Kasatlantas Polres Magetan, AKP Ade Andini, mengungkapkan bahwa peningkatan fasilitas keselamatan jalan tidak bisa lagi ditunda. Selain perbaikan kondisi jalan, kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) dan kelengkapan rambu lalu lintas di sejumlah titik juga menjadi perhatian utama. 

“Beberapa kebutuhan yang dinilai cukup urgen antara lain perbaikan kondisi jalan, penambahan penerangan jalan umum, serta kelengkapan rambu lalu lintas di sejumlah titik,” ujarnya. 

Tak hanya itu, Satlantas juga mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas (traffic light) di kawasan Pertigaan Tinap. Lokasi tersebut dinilai memiliki volume kendaraan yang cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan kerawanan lalu lintas apabila tidak segera ditangani. 

Baca juga: Saat ASN Diminta Hemat, Disperindag Jatim Anggarkan Rp2,48 Miliar untuk Perjalanan ke Jepang, Malaysia dan Hong Kong

Perhatian juga diberikan pada jalur twin road dan kawasan wisata Sarangan. Kedua lokasi tersebut dinilai membutuhkan tambahan paku guardrail atau pengaman pembatas jalan guna meminimalkan risiko kecelakaan, terutama pada jalur cepat dan medan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. 

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Diana Sasa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berorientasi pada aspek fisik semata. Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas dalam setiap perencanaan pembangunan. 

“Selama ini pembahasan jalan sering hanya berfokus pada pembangunan fisik. Padahal aspek keselamatan pengguna jalan juga sangat penting. Karena itu kami ingin mendengar langsung masukan dari pihak yang setiap hari menangani kondisi di lapangan,” kata Diana Sasa yang juga anggota Komisi D DPRD Jatim ini. 

Baca juga: Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Sekwan Ali Kuncoro Pastikan Gedung DPRD Jatim Tetap Terbuka

Politikus PDIP itu menambahkan, seluruh hasil koordinasi akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya yang memiliki kewenangan terhadap jalan provinsi dan fasilitas keselamatan lalu lintas. 

Ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan kepolisian dapat mempercepat penanganan titik-titik rawan kecelakaan di Magetan sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan semakin terjamin. 

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Karena itu, kebutuhan infrastruktur pendukung keselamatan lalu lintas yang disampaikan Satlantas akan kami dorong agar mendapat perhatian dalam perencanaan anggaran mendatang,” pungkasnya.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru