x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Inflasi Harga Produsen Tercatat 0,42 Persen di Triwulan II 2025

Avatar Redaksi

Ekbis

Lingkaran.net - Indeks Harga Produsen (IHP) umum sembilan sektor di Indonesia tercatat sebesar 135,46 pada Triwulan II-2025, menunjukkan inflasi atau kenaikan 0,42 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. 

Dilansir dari laman Badan Pusat Statistik (BPS) menurut data 1 Agustus 2025 mengungkapkan data rincinya.  

Berdasarkan kuwarter atau triwulan (Q-to-Q), kenaikan IHP didorong oleh mayoritas sektor ekonomi, dengan Jasa Pengangkutan menjadi penyumbang kenaikan tertinggi, yakni melonjak 1,87 persen. Disusul oleh Pengadaan Listrik dan Gas yang naik 1,00 persen. 

Sektor-sektor lainnya juga menunjukkan kenaikan, seperti Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,83 persen. Kemudian sektor Industri Pengolahan dan Pengelolaan Air yang masing-masing naik 0,44 persen. 

Jika dilihat secara tahunan (Year-on-Year/Y-o-Y), IHP umum sembilan sektor pada Triwulan II-2025 mengalami inflasi sebesar 2,55 persen. Angka ini naik dari IHP sebesar 132,09 pada periode yang sama tahun 2024 menjadi 135,46.

Inflasi tahunan tertinggi dipicu oleh Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang melonjak hingga 6,18 persen. Kenaikan signifikan ini kemungkinan besar disebabkan oleh faktor cuaca, biaya produksi, atau permintaan pasar yang tinggi terhadap produk-produk pertanian.

Selain itu, Sektor Jasa Pendidikan juga menjadi pendorong inflasi tahunan dengan kenaikan 3,19 persen, diikuti oleh Sektor Pengadaan Air yang naik 2,80 persen. Kenaikan di sektor pendidikan bisa jadi dipengaruhi oleh penyesuaian biaya operasional atau peningkatan kualitas layanan.

Sektor-sektor lainnya seperti Industri Pengolahan dan Jasa Kesehatan juga berkontribusi pada inflasi tahunan dengan kenaikan masing-masing 2,39 persen dan 2,36 persen. Meskipun demikian, Sektor Pengangkutan menunjukkan kenaikan paling rendah secara tahunan, yaitu 0,63 persen.

Secara keseluruhan, data IHP yang dirilis BPS ini memberikan gambaran bahwa ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2025 berada dalam kondisi stabil, dengan pertumbuhan harga yang terkendali di tingkat produsen. 

Meskipun beberapa sektor mengalami kenaikan signifikan, terutama di sektor pertanian dan jasa, namun secara umum tidak ada gejolak harga yang mengkhawatirkan. Stabilitas ini menjadi landasan kuat untuk melanjutkan pertumbuhan ekonomi di paruh kedua tahun ini.

Artikel Terbaru
Jumat, 13 Mar 2026 01:41 WIB | Umum

Program MBG Disorot, Emil Dardak Apresiasi Ketegasan BGN Suspend SPPG Bermasalah

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur merespons langkah pemerintah pusat yang melakukan penghentian sementara terhadap sejumlah Satuan Pelayanan ...
Kamis, 12 Mar 2026 12:00 WIB | Ekbis

Ramadan Inklusif, SIER dan Holding BUMN Danareksa Berbagi Kebahagiaan dengan Difabel Kota Pasuruan

Lingkaran.net - Momentum Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus meneguhkan semangat inklusivitas. Holding BUMN Danareksa ...
Rabu, 11 Mar 2026 17:44 WIB | Umum

BGN Stop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa, Jatim Paling Banyak

Lingkaran.net - Sebanyak 788 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional. Langkah ...