x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Fraksi NasDem Minta Jatim Jadi Provinsi Aman untuk Perempuan dan Anak

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Fraksi Partai NasDem DPRD Jawa Timur memberikan tanggapan resmi terhadap pendapat Gubernur Jatim mengenai Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak. 

Dalam sidang paripurna, juru bicara Fraksi NasDem, H. Mohammad Nasih Aschal menegaskan komitmen fraksi untuk mendorong sinergi lintas sektor demi terciptanya rasa aman dan keadilan bagi perempuan dan anak di Jawa Timur.

Nasih Aschal mengungkapkan, pihaknya berharap pada tahun 2025 pemerintah provinsi bersama para pemangku kepentingan dapat membangun kolaborasi kuat antara pusat dan daerah, khususnya dalam mendukung program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

“Perempuan dan generasi penerus yang tangguh adalah kunci akselerasi pembangunan nasional. Oleh karena itu, kolaborasi dan kesadaran bersama menjadi hal yang sangat penting,” ujar pria yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD jatim ini.

Fraksi NasDem menekankan bahwa penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak harus berlandaskan prinsip kemanusiaan, keterpaduan, dan keadilan. Hal ini selaras dengan amanat Pembukaan UUD 1945, yang menegaskan cita-cita kemanusiaan yang adil dan beradab.

Menurut Nasih Aschal, setiap warga berhak mendapatkan perlindungan terhadap rasa aman, bebas dari penyiksaan, serta terbebas dari perlakuan yang merendahkan martabat manusia.

Fraksi NasDem juga mendukung langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyusun regulasi perlindungan perempuan dan anak sesuai kaidah yuridis formal, termasuk amanat UU No. 23 Tahun 2002 jo. UU No. 35 Tahun 2014 dan UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Nasih menegaskan bahwa regulasi ini harus memastikan keamanan bagi korban kekerasan serta melibatkan semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, media massa, masyarakat, akademisi, hingga lembaga aggregator.

Fraksi NasDem, lanjut dia, mengapresiasi pandangan Gubernur Jatim yang dianggap memberikan kontribusi berharga dalam pembahasan regulasi ini.

“Kami berharap kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif dapat benar-benar memberikan rasa aman, nyaman, dan perlindungan nyata bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya perempuan dan anak,” pungkas Nasih Aschal.

Artikel Terbaru
Sabtu, 25 Apr 2026 11:46 WIB | Umum

Rekor MURI Dibidik, 44 Ribu Pramuka Surabaya Siap Dikukuhkan

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya tengah bersiap mengukir sejarah baru di tahun 2026. Sebanyak 44.638 anggota Pramuka dari tingkat Siaga hi ...
Sabtu, 25 Apr 2026 08:50 WIB | Hype

Fakta Menarik Agnes Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 yang Konsen di Isu Sosial

Agnes Aditya Rahajeng sukses mencuri perhatian publik setelah dinobatkan sebagai pemenang Puteri Indonesia 2026. ...
Jumat, 24 Apr 2026 21:16 WIB | Umum

PKB Jatim Respons Kasus Korupsi Dana Hibah Pokir Rp242,9 Miliar yang Jerat Kadernya, Suratno

Lingkaran.net - DPW PKB Jawa Timur buka suara terkait kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (Pokir) di Magetan. Hal itu menyusul penetapan Ketua DPRD ...