Lingkaran.net - Persib Bandung dikabarkan tengah menyiapkan kejutan di bursa transfer musim ini dengan membidik seorang gelandang kreatif asal Uruguay, Adrián Nicolás Luna Retamar atau yang akrab dipanggil Adrian Luna.
Rumor ini mencuat setelah klub asal Indian Super League (ISL), Kerala Blasters FC, dikabarkan melepas sang kapten dalam status pinjaman untuk musim 2025/2026.
Persib santer disebut akan meminjam jasa pemain yang dijuluki The Magician atau "Si Penyihir” ini.
Profil Singkat Adrian Luna
Adrián Luna lahir pada 12 April 1992 di Tacuarembó, Uruguay. Sejak usia muda, ia sudah mengembangkan karier sepak bolanya di akademi klub-klub Uruguay sebelum berpetualang ke berbagai liga di luar negeri.
Perannya yang utama adalah sebagai gelandang serang, namun ia juga dapat dimainkan dengan posisi sayap kanan ataupun kiri.
Memiliki tinggi badan 1,69 meter dan kaki dominan kanan, Luna menjadi sosok penting dalam skema serangan tim manapun yang dibelanya, terutama sebagai playmaker.
Adrian Luna dikenal sebagai gelandang kreatif yang mampu mengatur tempo permainan serta memecah pertahanan lawan.
Dikutip dari Transfermarkt, saat ini ia masih terikat kontrak dengan Kerala Blasters FC hingga 31 Mei 2027, setelah perpanjangan kontrak yang dilakukan pada Mei 2024.
Karier & Statistik
Selama memperkuat Kerala Blasters, Luna telah menjadi salah satu pemain kunci klub di Indian Super League.
Berbagai sumber mencatat bahwa sejak bergabung pada 2021, ia telah mencatatkan sekitar 87 penampilan di semua kompetisi untuk klub tersebut, menyumbangkan 15 gol dan 27 assist, angka yang sangat impresif untuk seorang gelandang serang.
Statistik lainnya yang layak disorot termasuk performa di musim kompetisi terbaru, di mana ia tetap menjadi kontributor kreatif bagi tim.
Kenapa Julukan “Si Penyihir”?
Julukan The Magician atau “Si Penyihir” merujuk pada kemampuan Luna dalam menciptakan peluang dari situasi yang sempit. Ia mampu melihat ruang yang tidak tampak oleh pemain lain.
Kasinya dalam memberikan through pass atau assist yang sering kali berujung gol.
Itulah karakteristik seorang playmaker sejati—bukan hanya sekadar mencetak gol, tetapi juga mengendalikan ritme pertandingan.
Editor : Baehaqi