x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati Tutup Kolom Komentar Instagram, Tak Tahan Kritikan Warganet?

Avatar Alkalifi Abiyu

Hype

Lingkaran.net - Kolom komentar akun Instagram milik Sekretaris Daerah (Sekda) Fenny Apridawati mendadak ditutup di tengah polemik kegiatan rapat koordinasi (rakor) dan buka puasa bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo yang belakangan ramai diperbincangkan publik. 

Berdasarkan pantauan Lingkaran.net, Senin (16/3/2026), akun Instagram @fennyaprdwt yang memiliki sekitar 13,6 ribu pengikut dan 544 unggahan tersebut tidak lagi membuka ruang komentar bagi warganet.  

Terakhir kali kolom komentar masih terbuka pada unggahan Minggu (15/3/2026). 

Penutupan kolom komentar oleh pejabat publik yang tengah menjadi sorotan biasanya terjadi ketika kritik dan komentar warganet membanjiri media sosial. Langkah ini kerap memicu berbagai spekulasi publik, terutama ketika berkaitan dengan isu yang sedang ramai diperbincangkan. 

Sorotan terhadap Sekda Sidoarjo menguat setelah polemik kegiatan rakor yang dirangkai dengan buka puasa bersama pejabat daerah mencuat ke publik. Kegiatan tersebut disebut digelar di Mahabarata Palace, Graha Unesa, Surabaya. 

Sebelumnya, Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan bahwa kehadiran Sekda dalam acara tersebut hanya sebatas memenuhi undangan dari pihak penyelenggara. Ia menegaskan kegiatan itu juga dihadiri sejumlah tokoh lain. 

“Di sana itu bukan Bu Sekda saja, Pak Kapolda juga diundang. Di sana itu menyiapkan busana untuk dilombakan. Itu hanya undangan saja,” kata Subandi. 

Namun pernyataan tersebut menuai pertanyaan setelah beredar surat resmi berkop Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang ditandatangani oleh Sekda Fenny Apridawati. 

Dalam dokumen tersebut, Sekda justru mengundang para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat hingga pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk menghadiri kegiatan rakor yang dirangkai dengan buka puasa bersama. 

Surat itu menyebutkan agenda tersebut digelar pada Jumat (6/3/2026) di Mahabarata Palace, Graha Unesa, Surabaya.

Keberadaan surat tersebut memunculkan kontras dengan penjelasan sebelumnya yang menyebut Sekda hanya sebagai pihak yang memenuhi undangan. 

Hingga kini, polemik kegiatan tersebut masih menjadi perbincangan publik, terutama di media sosial, yang menuntut adanya penjelasan lebih transparan dari pemerintah daerah terkait penyelenggaraan agenda tersebut.

Artikel Terbaru
Senin, 03 Agu 2026 17:38 WIB | Politik & Pemerintahan

Banggar DPRD Jatim Desak Pemprov Cairkan Rp247 Miliar Tunjangan Guru SMA/SMK

Lingkaran.net - Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 ...
Senin, 03 Agu 2026 14:52 WIB | Umum

DPRD Surabaya Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang Agustus

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko mengajak seluruh warga Kota Surabaya menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan ...
Senin, 03 Agu 2026 12:57 WIB | Ekbis

Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Semua Kapal Dicek Sebelum Berlayar Usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Lingkaran.net - Musibah kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura yang merenggut lima korban jiwa mendapat ...