Lingkaran.net - Banjir yang melanda Kabupaten Pasuruan belum sepenuhnya surut hingga Kamis (26/3/2026). Sejumlah wilayah masih tergenang, memaksa ribuan warga bertahan di tengah kondisi darurat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, setidaknya tiga kecamatan masih terdampak banjir, yakni Rejoso, Beji, dan Grati.
Di Kecamatan Rejoso, banjir merendam 1.774 rumah yang tersebar di 11 desa. Desa-desa terdampak meliputi Jarangan, Toyaning, Pandanrejo, Sadengrejo, Karangpandan, Kawisrejo, Sambirejo, Kedungbako, Rejoso Kidul, Patuguran, dan Rejoso Lor.
Kondisi terparah terjadi di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, dengan ketinggian air berkisar antara 40 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada 467 jiwa. Sementara di Dusun Petampungan, Desa Rejoso Lor, genangan air juga mencapai ketinggian hingga 100 sentimeter.
Di Kecamatan Beji, banjir masih menggenangi permukiman dan fasilitas umum di Desa Kedungringin dan Kedungboto. Titik terparah berada di Dusun Bahrowo, Desa Kedungringin, dengan ketinggian air mencapai 110 sentimeter.
Adapun di Kecamatan Grati, genangan banjir tersisa di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon. Meski mulai surut, ketinggian air masih berada di kisaran 40 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan pemerintah terus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Dukungan logistik datang dari berbagai pihak, mulai dari BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
“Banyak bantuan yang sudah kami terima dan langsung disalurkan, mulai dari makanan siap saji, selimut, obat-obatan, sembako, hingga pompa air dan tenda pengungsian,” ujar Sugeng saat meninjau shelter kebencanaan di Kecamatan Rejoso.
Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem yang disertai angin kencang selama beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan meluapnya air di sejumlah wilayah.
Sugeng berharap cuaca segera membaik agar genangan air cepat surut dan warga dapat kembali beraktivitas normal.
“Mudah-mudahan cuaca membaik dan tidak ada hujan lebat lagi, mengingat ini sudah memasuki akhir musim penghujan,” pungkasnya.
Editor : Setiadi