x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

OTT KPK Seret Bupati Tulungagung, Parpol Diminta Tak Cuci Tangan

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, memantik sorotan tajam dari kalangan akademisi. Kasus ini dinilai kembali menunjukkan rapuhnya integritas kepala daerah di Indonesia. 

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam, menilai partai politik perlu bersikap terbuka atas kasus yang menjerat kader atau figur yang pernah mereka usung. 

“Parpol sebaiknya gentle saja, mengakui dan kemudian meminta maaf. Itu jauh lebih elegan,” tegas Surokim kepada Lingkaran.net, Sabtu (11/4/2026). 

Menurutnya, seluruh partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawasi dan mengingatkan kader yang menduduki jabatan publik. 

Ia menekankan bahwa persoalan korupsi bukan semata kelemahan partai, melainkan sudah menyentuh persoalan integritas individu yang kerap kali “kebal” terhadap risiko hukum. 

“Benteng integritas untuk tidak korup itu sering kali sudah jebol. Meski tahu risikonya, masih saja nekat. Ini yang harus terus diingatkan oleh partai,” ujarnya. 

Surokim juga mengingatkan bahwa tindakan korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak luas terhadap masyarakat, partai politik, hingga keluarga pelaku.  

Karena itu, ia mendorong partai politik untuk lebih aktif melakukan pendampingan terhadap kader yang menjabat. 

Ia bahkan mengusulkan pembentukan “sekolah integritas” di internal partai politik, khususnya bagi kader yang tengah memegang jabatan publik. 

“Godaan kepala daerah itu sangat besar, sehingga perlu diingatkan terus-menerus. Kalau perlu, disekolahkan integritas. Karena kasus seperti ini berulang, seolah tidak ada efek jera,” katanya. 

Sementara itu, kasus OTT yang menjerat Gatut Sunu juga memicu respons dari Partai Gerindra Jawa Timur. Ketua OKK DPD Gerindra Jatim, Hidayat, menegaskan bahwa Gatut Sunu belum resmi menjadi kader partainya, meskipun komunikasi politik telah terjalin. 

"Masih belum menjadi kader partai Gerindra. Masih berproses di DPP dan belum ada keputusan dari DPP sebagai kader," ungkapnya saat dikonfirmasi Lingkaran.net.

Artikel Terbaru
Sabtu, 09 Mei 2026 11:07 WIB | Politik & Pemerintahan

Dana Banpol Jatim Naik 50 Persen Jadi Rp7.500 per Suara, Rp165 Miliar untuk 10 Parpol

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi menaikkan nilai bantuan keuangan partai politik (banpol) dari sebelumnya Rp5.000 menjadi Rp7.500 ...
Jumat, 08 Mei 2026 21:33 WIB | Politik & Pemerintahan

Dana Hibah Parpol Jatim 2026 Naik Jadi Rp165 Miliar, Ini Rinciannya

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengalokasikam dana hibah bantuan keuangan partai politik (Banpol) sebesar Rp.Rp165.042.547.500 di ...
Jumat, 08 Mei 2026 17:09 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Jatim Minta Sekolah dan Pesantren Siapkan Layanan Psikolog untuk Anak

Lingkaran.net - Fenomena meningkatnya kasus bunuh diri yang melibatkan anak dan remaja di sejumlah daerah menjadi perhatian serius Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, ...