x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pemprov Jatim Prihatin Bupati Tulungagung Gatut Sunu Terjaring OTT KPK

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyatakan keprihatinannya atas penangkapan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Kepala Biro Hukum Pemprov Jatim, Adi Sarono, mengaku pihaknya baru mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan media massa pada Sabtu (11/4) pagi. 

“Kami mengikuti perkembangan dari media dan tentu turut prihatin atas kejadian ini,” ujar Adi saat memberikan keterangan kepada awak media. 

Ia menjelaskan, hingga saat ini Pemprov Jatim masih memantau perkembangan kasus tersebut dan belum mengambil langkah kebijakan lebih lanjut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang tengah berjalan di KPK. 

Menurut Adi, kepastian status hukum Gatut Sunu menjadi hal krusial dalam menentukan langkah administratif pemerintahan di Kabupaten Tulungagung ke depan. 

“Penting untuk menunggu perkembangan status hukum dari KPK dalam 24 jam ke depan,” tegasnya. 

Pemprov Jatim, lanjutnya, menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK sebagai lembaga yang berwenang menangani perkara tersebut. 

Sebelumnya, KPK mengamankan Bupati Tulungagung dalam OTT yang digelar pada Jumat (10/4) malam. Dalam operasi tersebut, tim penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik juga menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara. 

“Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai,” ujarnya. 

Dari total 18 orang yang diamankan dalam OTT tersebut, sebanyak 13 orang telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK. 

“Sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta secara bertahap. Tahap pertama Bupati sudah tiba pagi ini, kemudian tahap kedua 11 orang, dan tahap ketiga satu orang,” jelas Budi. 

Kasus ini kini masih dalam proses pendalaman oleh KPK, sementara publik menanti perkembangan lanjutan terkait status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.

Artikel Terbaru
Rabu, 15 Jul 2026 07:28 WIB | Umum

PW Aisyiyah Jatim Dorong Kebijakan Ramah Anak lewat FGD HAN 2026

Lingkaran.net – Pimpinan Wilayah (PW) 'Aisyiyah Jawa Timur mendorong lahirnya kebijakan yang lebih ramah anak melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema " ...
Selasa, 14 Jul 2026 17:55 WIB | Politik & Pemerintahan

Demokrat DPRD Jatim Desak Khofifah Terapkan Reward dan Punishment untuk OPD-BUMD

Lingkaran.net - Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban ...
Selasa, 14 Jul 2026 15:36 WIB | Ekbis

DPRD Surabaya Soroti Temuan Eri Cahyadi di Lapangan, Birokrasi Diminta Bergerak Cepat

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe, meminta jajaran birokrasi merespons serius langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ...