x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Momentum Kartini 2026, Sri Wahyuni Tegaskan: Perempuan Harus Berani Tampil, Bukan Sekadar Pendamping

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk merefleksikan sekaligus memperkuat peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.  

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa perempuan masa kini dituntut lebih berani tampil, mandiri, dan mengambil peran strategis, termasuk di ruang publik dan politik. 

Menurutnya, semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini tidak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan. Lebih dari itu, nilai perjuangan Kartini harus diwujudkan dalam langkah nyata yang mendorong kesetaraan dan kemandirian perempuan. 

“Perempuan hari ini harus percaya diri, mandiri, dan terus meningkatkan kapasitas diri. Kartini sudah membuka jalan, sekarang tugas kita melanjutkan dengan karya dan kontribusi nyata,” ujar Sri Wahyuni saat menghadiri pertemuan rutin pengurus dan anggota PKK di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Minggu (12/4/2026). 

Politikus Partai Demokrat ini juga memberikan apresiasi kepada para perempuan yang aktif dalam kegiatan PKK sebagai pejuang keluarga dan pilar penting dalam pembangunan masyarakat. Sebagai bentuk dukungan, ia turut menyalurkan bantuan sembako kepada anggota PKK. 

Sri Wahyuni menilai, perempuan Jawa Timur memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik di sektor pendidikan, ekonomi, hingga pemerintahan.  

Namun, ia mengingatkan pentingnya dukungan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya perempuan. 

Ia juga mendorong perempuan untuk tidak ragu terjun ke dunia politik. Menurutnya, kehadiran perempuan dalam proses pengambilan kebijakan sangat penting agar perspektif gender dapat terakomodasi secara optimal. 

“Semakin banyak perempuan di ruang pengambilan keputusan, maka kebijakan yang dihasilkan akan lebih inklusif dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara luas,” tegasnya. 

Selain itu, Sri Wahyuni menekankan bahwa peran perempuan dalam keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter bangsa. Perempuan memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi yang berkualitas dan berintegritas. 

Menjelang Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, ia mengajak seluruh perempuan di Jawa Timur, khususnya di Bojonegoro, untuk terus belajar, berinovasi, dan tidak takut menghadapi tantangan zaman. 

“Perempuan harus terus maju, tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga menjadi penggerak perubahan,” pungkas perempuan mantan perawat di salah satu Rumah Sakit di Bojonegoro ini.

Artikel Terbaru
Kamis, 11 Jun 2026 14:55 WIB | Politik & Pemerintahan

Demokrat Jatim Bungkam Soal Nama AHY yang Terseret Isu Kasus MBG

Lingkaran.net - Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur memilih irit komentar terkait mencuatnya nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ...
Kamis, 11 Jun 2026 08:09 WIB | Politik & Pemerintahan

UU Polri Baru Disahkan, DPR Klaim Pengawasan Eksternal Makin Kuat

Lingkaran.net - Pengesahan Undang-Undang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dinilai menjadi ...
Kamis, 11 Jun 2026 08:01 WIB | Politik & Pemerintahan

BPJS Kesehatan Disebut Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Irma Suryani Minta Data PBI Dibersihkan

Lingkaran.net - Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, menyoroti kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang disebut mengalami defisit hingga Rp2 triliun ...