Lingkaran.net - Sering kali terjadi pada pemilik Honda Scoopy, sudah ganti oli tapi indikator oli change masih tetap menyala. Kondisi ini sebenarnya bukan kerusakan, tapi hanya butuh reset saja.
Pada Honda Scoopy, indikator oil change hanya berfungsi sebagai pengingat berbasis jarak tempuh, bukan sensor kualitas oli. Artinya, setelah ganti oli, indikator harus di-reset secara manual agar kembali normal.
Cara reset indikator oil change Honda Scoopy pun cukup mudah. Pertama, pastikan kunci kontak berada di posisi OFF. Kemudian tekan dan tahan tombol kecil yang ada di bawah speedometer. Sambil tetap menahan tombol tersebut, putar kunci ke posisi ON.
Tahan selama sekitar tiga detik, lalu lepaskan tombol. Jika dilakukan dengan benar, indikator “OIL CHANGE” akan langsung hilang dari dashboard. Saat OFF, baru dikontak kembali indikator oil change hilang dalama sekejap,
Sebelum melakukan reset, pastikan oli mesin sudah benar-benar diganti. Penggunaan oli yang sesuai standar juga sangat penting untuk menjaga performa mesin Honda Scoopy tetap optimal.
Idealnya, penggantian oli dilakukan setiap 2.500 hingga 3.000 kilometer atau sekitar 2 sampai 4 bulan sekali tergantung pemakaian. Jika indikator oil change masih menyala setelah reset, ulangi langkah dengan memastikan urutan sudah tepat, yaitu tombol ditekan sebelum kontak dinyalakan.
Bila tetap tidak berhasil, kemungkinan ada masalah pada tombol atau sistem, sehingga disarankan melakukan pengecekan di bengkel resmi Honda.
Dengan mengetahui cara reset indikator oil change Honda Scoopy yang benar, pengguna bisa menjaga tampilan dashboard tetap normal sekaligus memastikan perawatan motor dilakukan secara rutin dan tepat waktu. (sumber: jadwalbalap)
Editor : Zaki Zubaidi