x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pansus BUMD DPRD Jatim Minta Data Kilat, Gaji Dirut PT PWU yang Dipublish Berujung Keliru

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Polemik besaran gaji direksi PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur akhirnya mendapat klarifikasi. Data gaji Direktur Utama PT PWU yang sebelumnya dipublikasikan Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jatim disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya karena terjadi kekeliruan rekap data dari Biro Perekonomian Pemprov Jatim. 

Sebelumnya, dalam forum Pansus BUMD DPRD Jatim, gaji Direktur Utama PT PWU, Erlangga Satriagung, disebut mencapai Rp100.695.000 per bulan atau sekitar Rp1,2 miliar per tahun.  

Angka tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai tidak sebanding dengan kontribusi dividen PT PWU terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur yang hanya mencapai Rp1,65 miliar atau sekitar 0,34 persen dari total PAD sektor BUMD sebesar Rp488,1 miliar. 

Namun, belakangan muncul data berbeda yang menunjukkan gaji Dirut PT PWU sebenarnya sebesar Rp56.925.000 per bulan atau sekitar Rp683,1 juta per tahun. 

Analis Kebijakan Madya sekaligus Koordinator BUMD, BLUD dan Investasi Daerah Biro Perekonomian Pemprov Jatim, Kombong Pasulu, mengakui adanya kekeliruan saat pengiriman data ke Pansus DPRD Jatim. 

“Yang benar Rp56,2 juta. Kami dari Biro Perekonomian yang keliru merekap. Saya mohon maaf karena waktu itu data diminta mendadak saat saya sedang rapat kerja bersama Pansus di Badan Penghubung Jakarta,” ujar Kombong saat dikonfirmasi Lingkaran.net, Rabu (13/5/2026). 

Ia menjelaskan, data yang dikirim ke staf pansus merupakan data mentah yang belum sempat diverifikasi ulang. Permintaan data yang bersifat mendesak membuat dirinya langsung meminta staf di Surabaya mengirimkan dokumen tanpa pengecekan akhir. 

“Saya pikir data itu hanya pelengkap karena Pansus juga sudah bersurat langsung ke BUMD. Jadi saya langsung teruskan data yang dikirim teman-teman di Surabaya tanpa cek ulang,” katanya. 

Selain gaji direktur utama, data yang sebelumnya diterima Pansus juga mencantumkan gaji direktur sebesar Rp77,7 juta per bulan, komisaris utama Rp28,4 juta, serta komisaris Rp22,7 juta per bulan. 

Menanggapi polemik tersebut, Wakil Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, Abdullah Abu Bakar, menegaskan bahwa pihaknya menggunakan data resmi yang diterima dari Biro Perekonomian Pemprov Jatim. 

“Data yang kami ambil juga resmi dari Biro Perekonomian. Nah ini PWU nanti tinggal menjelaskan saja,” ujarnya. 

Politisi yang akrab disapa Mas Abu itu menegaskan, Pansus tidak semata mempermasalahkan nominal gaji direksi, tetapi menyoroti kesesuaian antara total take home pay dengan kinerja perusahaan dan kontribusi dividen kepada daerah. 

“Kami ingin memastikan apakah linier antara gaji, tunjangan, dan fasilitas lain dengan pendapatan yang dihasilkan atau dividen yang disetorkan,” katanya. 

Menurutnya, besaran gaji direksi BUMD masih dianggap wajar apabila perusahaan mampu memberikan kontribusi besar terhadap PAD. Sebaliknya, hal itu menjadi perhatian jika setoran dividen dinilai kecil. 

“Menjadi lazim apabila setoran dividennya besar, tapi menjadi tidak lazim apabila setoran dividennya kecil,” tegasnya. 

Abdullah menambahkan, Pansus DPRD Jatim ingin memastikan setiap pengeluaran di tubuh BUMD berdampak nyata terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat. 

“Setiap rupiah yang dikeluarkan BUMD harus memberikan dividen yang baik untuk Pemprov Jawa Timur agar bisa dikembalikan lagi untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Rabu, 13 Mei 2026 11:17 WIB | Politik & Pemerintahan

Pemerintah Identifikasi 15 Titik Prioritas Giant Seawall Pantai Utara Jawa

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026. Mereka membahas ...
Rabu, 13 Mei 2026 10:58 WIB | Ekbis

Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026

Lingkaran.net - Harga emas batangan di Pegadaian pada Rabu (13/5/2026) terpantau bervariasi untuk tiga produk logam mulia, yakni Galeri24, Antam, dan UBS. ...
Selasa, 12 Mei 2026 20:17 WIB | Umum

Ketua DPRD Jember Minta Maaf Usai Anggotanya Main Game dan Merokok saat Rapat Kesehatan

Lingkaran.net - Ketua DPRD Jember Abdul Halim angkat bicara terkait viralnya video seorang anggota dewan yang diduga bermain game sambil merokok saat Rapat ...