Lingkaran.net - Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, membantah tegas kabar yang mengaitkan dirinya dengan dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah diusut Kejaksaan Agung (Kejagung).
Nama Musyafak belakangan ikut beredar di media sosial dan sejumlah percakapan publik setelah muncul berbagai spekulasi terkait pihak-pihak yang disebut berada dalam lingkaran program MBG.
Menanggapi hal tersebut, politisi PKB itu memastikan dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan pengelolaan program tersebut.
"Saya itu gak onok hubungane (MBG) sama sekali. Gak duwe dapur, gak onok urusan," tegas Musyafak saat dikonfirmasi Lingkaran.net, Rabu (10/6/2026).
Musyafak bahkan menyebut informasi yang menyeret namanya dalam pusaran kasus MBG sebagai kabar bohong atau hoaks yang tidak memiliki dasar fakta.
"Kalau dikait-kaitkan nama saya itu hoaks. Itu tidak benar sama sekali, gak ada urusan," ujarnya.
Menurut Musyafak yang juga Ketua DPC PKB Surabaya ini, dirinya tidak pernah terlibat dalam pengelolaan dapur MBG maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut.
Karena itu, ia menilai penyebutan namanya hanya bentuk spekulasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan nada santai namun penuh keyakinan, Musyafak bahkan melontarkan tantangan kepada pihak yang menuding dirinya terlibat dalam program tersebut.
"Kalau saya onok ngurusi MBG, saya kasih hadiah," katanya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Ketua DPRD Jatim itu merasa tidak memiliki keterkaitan sedikit pun dengan perkara yang kini menjadi perhatian publik nasional tersebut.
Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis saat ini masih terus dikembangkan oleh aparat penegak hukum.
Sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka dan penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.
Di tengah berkembangnya berbagai informasi dan spekulasi di ruang publik, Musyafak mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
Ia menegaskan bahwa dirinya tetap fokus menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD Jawa Timur dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan pengelolaan maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
"Saya tidak punya urusan sama sekali dengan MBG. Jadi jangan sampai masyarakat termakan informasi yang tidak benar," pungkasnya.
Editor : Setiadi