Lingkaran.net - Pemandangan tak biasa terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur, Kamis (10/9/2026). Saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak hadir dalam rapat dengan sejumlah agenda strategis, seluruh 11 anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim justru tidak terlihat di ruang paripurna.
Ironisnya, Emil Dardak yang juga menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031, justru hadir dalam rapat tersebut dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Jatim.
Ketidakhadiran seluruh anggota Fraksi Demokrat itu tercatat dalam absensi yang dibacakan Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Jatim, Syamsiar Aulia Rahman.
"Dari total 119 anggota DPRD Jatim, hanya 67 anggota yang hadir, sedangkan 52 anggota dinyatakan tidak hadir," kata Syamsiar Aulia Rahman.
Fraksi Demokrat menjadi salah satu fraksi yang mencolok karena 11 anggotanya absen seluruhnya. Informasi yang disampaikan dalam rapat menyebutkan, para anggota Fraksi Demokrat tidak hadir karena sedang melaksanakan bimbingan teknis (bimtek).
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, dr Agung Mulyono, saat dikonfirmasi mengenai alasan seluruh anggota fraksinya tidak menghadiri rapat paripurna tersebut, hingga berita ini ditulis hanya direspon lewat Whatsapp.
"WA dulu, ada tamu. Semua naik kereta, ini OTW. PD (anggota Fraksi Demokrat, red) takut naik pesawat. Dimaklumi, Bimtek dan ada kejadian Krakatau," balasnya.
Padahal, rapat yang dipimpin Hidayat tersebut bukan agenda biasa. Salah satu agenda utamanya adalah penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda tentang APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2027.
Selain itu, paripurna juga membahas penyampaian Nota Penjelasan Gubernur terkait Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah serta perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Agenda berikutnya juga menyangkut pembahasan Raperda tentang Obat Bahan Alam dan Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi, termasuk tanggapan dan/atau jawaban fraksi atas pendapat gubernur.
Tak hanya itu, rapat paripurna intern dijadwalkan membahas penjelasan pengusul terhadap Raperda tentang Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Produk Halal dan Pengembangan Hilirisasi Peternakan.
52 Anggota Absen, Demokrat Paling Mencolok
Selain Demokrat, sejumlah fraksi juga tercatat tidak hadir dalam jumlah besar. Rinciannya, Fraksi PKB 13 anggota, PDIP 5 anggota, Gerindra 10 anggota, Golkar 5 anggota, Demokrat 11 anggota, NasDem 5 anggota, PKS 1 anggota, serta PPP-PSI 2 anggota. Sementara Fraksi PAN hadir seluruhnya.
Dengan demikian, total ketidakhadiran mencapai 52 dari 119 anggota DPRD Jatim.
Fenomena ini menjadi menarik karena di tengah tingginya kepentingan agenda paripurna, terutama pembahasan awal APBD Jatim 2027, justru tidak satu pun wakil rakyat dari Fraksi Demokrat hadir di ruang sidang.
Di sisi lain, figur yang kini memimpin Partai Demokrat Jatim, Emil Dardak, hadir bersama Gubernur Khofifah dalam forum tersebut.
Kontrasnya pun terlihat jelas yakni ketua partai hadir, tetapi 11 legislator dari fraksinya absen bersamaan.
Editor : Setiadi