x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

KPK kembali Obok-obok DPRD Jatim, Lanjutan Kasus Suap Dana Hibah?

Avatar Redaksi

Umum

Surabaya, Lingkaran.net Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan penyidikan di lingkungan DPRD Provinsi Jawa Timur.

Kabar yang beredar, salah satu anggota DPRD Jatim telah ditangkap untuk proses penyidikan.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto membenarkan adanya kegiatan tersebut. "Ada," katanya singkat saat dikonfirmasi Lingkaran.net, Rabu (10/7/2024).

Ditanya lebih jauh apakah ada lanjutannya perihal kasus yang menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak. "Belum bisa dipublish terkait apanya," ungkapnya.

Tessa belum bisa merinci giat penyidikan yang dimaksud. Termasuk siapa pihak yang diamankan dalam giat tersebut. "Belum bisa dirilis. Akan kita sampaikan pada saatnya," jelasnya.

Sahat Tua Simanjuntak dalam perkara sebelumnya divonis sembilan tahun penjara. Ia terbukti korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat di Jawa Timur.

Selain pidana kurungan, Sahat juga didenda Rp1 miliar subsider enam bulan penjara serta diminta mengembalikan kerugian negara sebesar Rp39,5 miliar. Alkalifi Abiyu

Artikel Terbaru
Senin, 06 Apr 2026 14:42 WIB | Politik & Pemerintahan

7 Daerah Jatim Lampaui 30 Persen Belanja Pegawai, Wagub Emil Dardak Ungkap Penyebabnya

Lingkaran.net - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengungkap adanya tujuh kabupaten/kota yang melampaui batas belanja pegawai sebesar ...
Senin, 06 Apr 2026 12:44 WIB | Politik & Pemerintahan

IKLH Jatim Tak Capai Target, Ini Penjelasan Kepala BPKAD M Yasin

Lingkaran.net - Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 mendapat lampu hijau untuk ...
Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB | Politik & Pemerintahan

Dua Wajah LKPj Gubernur Jatim 2025: Data Belum Lengkap, Evaluasi Program Dipertanyakan 

Lingkaran.net - Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur mengungkap dua sisi kinerja Pemerintah Provinsi sepanjang 2025. Di satu sisi, mayoritas indikator utama ...