x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

DPRD Surabaya Minta Yekape Kelola Aset Jadi Properti yang Produktif bagi Masyarakat

Avatar Redaksi

Politik & Pemerintahan

Surabaya, Lingkaran.net---Studi tiru menjadi pembahasan dalam rapat lanjutan rencana pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Yekape milik Pemkot Surabaya.

DPRD Kota Surabaya mengundang BUMD properti Provinsi DKI Jakarta, PT Pembangunan Sarana Jaya, dalam rapat lanjutan di Ruang Rapat Komisi C, Senin, 20 Januari 2025.

Panitia Khusus (Pansus) Perseroda Yekape Eri Irawan mengatakan, dengan studi tiru tersebut dapat menjadi referensi pengelolaan properti milik pemda.

Di antaranya soal kerja sama pengelolaan aset, optimalisasi laba hingga pemanfaatan ruang milik pemda sehingga menjadi aset yang produktif.

“Masukan tadi menjadi bahan penyusunan peraturan daerah Perseroda Yekape,” ujar Ketua Komisi C DPRD Surabaya itu saat ditemui Lingkaran.

Menurut Eri, setelah ini pembahasan perda baru tersebut akan memasuki babak baru. Yaitu penyusunan pasal.

Berbekal masukan dari berbagai pihak, satu per satu pasal akan dibahas mulai besok, 21 Januari 2025.

Terdapat tiga fokus yang jadi prioritas pembahasan. Yaitu pemanfaatan aset pemkot dan fungsi bisnis yang harus dipadukan dengan fungsi sosial untuk memenuhi kebutuhan properti masyarakat.

“Ketiga, rencana kerja sama bisnis Yekape dengan pihak lain,” tambah legislator mantan jurnalis ini.

Eri menegaskan, ketika Yekape sudah disahkan menjadi perusahaan perseroan daerah, harus mampu mengakomodasi kebutuhan properti masyarakat. Misalnya dengan membangun rumah susun sederhana milik.

Dia menyebut, rapat pembahasan Raperda Perseroda Yekape sedang dibahas secara intensif. Targetnya, tuntas pada pertengahan Maret mendatang.

“Pertengahan puasa kami targetkan sudah selesai,” tegas Eri. (*/Rifqi Mubarok)

Artikel Terbaru
Jumat, 30 Jan 2026 19:32 WIB | Politik & Pemerintahan

Pernikahan Dini Jawa Timur 2025 Tembus 7.590 Kasus, Anak Perempuan Paling Rentan

Lingkaran.net - Praktik pernikahan dini di Jawa Timur masih menjadi persoalan serius. Sepanjang tahun 2025, tercatat 7.590 pasangan di bawah usia 19 tahun ...
Jumat, 30 Jan 2026 11:31 WIB | Jeda Ngopi

Gerindra, Kekuasaan, dan Tanggung Jawab Konstitusional Menjelang 2029

Oleh : Ulika T Putrawardana, SH (Alumni GMNI Jember) Lingkaran.net - Dalam demokrasi, kemenangan politik bukanlah akhir perjuangan. Ia justru awal dari ...
Jumat, 30 Jan 2026 11:24 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Jatim Kritik Pansel Eselon II Pemprov Jatim: Jangan Itu-Itu Terus

Lingkaran.net - Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo, menyoroti pola pembentukan panitia seleksi (pansel) dalam uji kompetensi jabatan eselon II ...